IBL Akan Gelar The 4th ICCSR - Tekankan Pemahaman CSR

Saat ini, konsep dan pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) makin berkembang di Indonesia. Hal ini tentu menggembirakan. Hanya saja pemahaman kalangan dunia usaha tentang konsep CSR masih beragam. Namun yang terpenting, agar masyarakat bisa merasakan hasil yang maksimal dari kegiatan CSR, maka kegiatan itu harus berkelanjutan. Sayangnya, banyak perusahaan yang kini memahami CSR hanya sekadar kegiatan yang sifatnya insidental, seperti pemberian bantuan untuk korban bencana, sumbangan, serta bentuk-bentukcharityatau filantropi lainnya.

Berangkat dari hal tersebut, Indonesia Business Links (IBL), lembaga nirlaba yang mempromosikan CSR di Indonesia, akan melakskanakan The 4th International Conference & Exhibition on Corporate Social Responsibility (ICCSR) di Balai Kartini Exhibition & Convention Center, Jakarta pada 13 Maret 2013. Tema yang diambil kali ini adalah “Beyond CSR: A Way of Life”-Implementing Ethically.

Executive Director Indonesia Business Links (IBL), Yanti Triwadiantini mengatakan, konfrensi yang berlangsung selama dua hari, 13-14 Maret 2013, IBL menargetkan lebih dari 300 delegasi dari berbagai latar belakang, baik perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia, yang diwakili para CEO serta pejabat perusahaan yang bertanggung jawab atas CSR, pemimpin organisasi masyarakat, akademis, serta pemerintah. Lebihdari 60 narasumber dan pembicara akan mendiskusikan isu-isu utama tentang CSR dan strategi pelaksanaannya.

“kamiberharap para peserta konfrensi akan berdiskusi mengenai isu-isu terkini tentang CSR, menjawab tantangan dan kesempatan yang ada, belajar dari praktisi dan pakar ‘sustainability atau berkelanjutan’, serta mendapatkan ilmu pengetahuan yang penting untuk embangun strategi bisnis yang berkelanjutan di Indonesia,” kata Yanti.

Pada kesempatan yang sama, Conference Director dari The 4th ICCSR, Lily Widjaja menuturkan, ICCSR merupakan ajang yang dibuat IBL sebagai sarana pertemuan para pemangku kepentingan untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Ini bertujuan untuk memastikan The 4th ICCSR menjadi platform yang efektif untuk mengembangkan solusi atau inisiatif CSR jangka panjang, sehingga CSR menjadi komitmen yang terinternalisasi dalam hidup organisasi.

Konfrensi ini akan terbagi dalam 4 sesi dimana setiap sesinya akan menampilkan wakil dari masing-masing sektor: pakar CSR, LSM, dan akademisi. Sesi break-out akan berfokus pada topik-topik yang bervariasi, antara lain dari anti korupsi, perlindungan lingkungan, penanganan konflik dan mitigasi resiko bencana.

Selain konferensi, para delegasi juga kan menikmati pameran yang menampilkan berbagai inisiatif dan aktivitas CSR dari berbagai organisasi.

“Kami merasa terhormat karena Bapak Kuntoro Mangkusubroto, Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) akan membuka konfrensi ini. Kami juga sangat berharap untuk Bapak Joko Widodo-gubernur DKI Jakarta, dan Bapak Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN RI akan hadir pada acara penutupan konferensi,” tutup Lily.

BERITA TERKAIT

Perizinan di Jabar Akan Serba Daring

Perizinan di Jabar Akan Serba Daring NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil (Emil) mengatakan, seluruh sistem…

The Fed akan Naikkan Bunga Bertahap

      NERACA   Jakarta - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) akan terus menaikkan suku bunga secara bertahap. Hal…

Gandeng DANA, Ramayana Gelar Pesta Diskon

Pacu pertumbuhan penjualan dan juga jumlah pengunjung, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk berkolaborasi dengan DANA melalui pesta diskon 11.11. Jane…

BERITA LAINNYA DI CSR

Ringankan Beban Korban Gempa Palu - Sharp Gelar Trauma Healing dan Pengobatan Gratis

Sebagai bentuk rasa kemanusian dan kepedulian terhadap korban bencana gempa Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya, PT Sharp Electronics Indonesia melalui…

Gelar Pelatihan Kewirausahaan - Go-Jek Lebih Dari Sekedar Alat Transportasi

Sukses dan maju bersama para mitranya menjadi prinsip besar Go-Jek sebagai platform on-demand terdepan di Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan Go-Jek…

Inovasi Program RISE - Memberdayakan Disabilitas From Zero To Hero

Stigma negatif baik dalam keluarga dan masyarakat masih menghantui penyandang disabilitas. Pasalnya, penyandang disabilitas dianggap sebagai beban, merepotkan, memalukan, tidak…