Rencanakan Akuisisi, Samindo Siapkan Capex US$ 20 Juta

Guna mengembankan kegiatan eksplorasi tambang, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) menanggarkan belanja modal tahun ini sebesar US$ 20 juta. Dana capex akan bersumber dari pinjaman bank dan Induk usaha.

Menurut Corporate Secretary MYOH, Harly Siregar, sebagian dana capex itu atau senilai US$ 18,87 juta akan digunakan untuk pembelian alat berat. Kemudian, Sebesar US$ 903.000 untuk bangunan, US$ 210.000 untuk kendaraan, dan sisanya untuk perlengkapan, “Kami telah realisasikan sebagian dana capex itu untuk pembelian alat berat sekitar 10 unit guna mendukung operasional Perseroan," tuturnya, usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Jakarta, Selasa (19/2).

Dia menjelaskan, nilai capex yang dianggarkan tersebut terlihat menurun jika melihat alokasi capex tahun 2012 lalu yang mencapai US$ 44,82 juta. "Memang turun, karena jumlah alat berat yang perlu diganti lebih banyak di tahun 2012 lalu ketimbang tahun ini," ujarnya.

Sementara Direktur MYOH, Priyo Pribadi Soemarno menuturkan, kebutuhan dana belanja modal tampaknya akan meningkat dari yang dianggarkan sebelumnya. Pasalnya, Perseroan berencana mengakuisisi konsesi pertambangan (KP) batubara pada tahun ini di Kalimantan Timur (Kaltim), “Kami sedang mencari KP yang sudah berproduksi di Kaltim yang memiliki cadangan batubara sebanyak 30 juta ton. Jika itu jadi kami lakukan, kemungkinan besar dana capex tahun ini akan meningkat dari yang kami anggarkan terseu,"ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham - Siapkan Sanksi Tegas

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…

Komitmen BEI Permudah Persyaratan Pencatatan - Siapkan Perubahan Peraturan

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan transaksi dan emiten di pasar modal lebih agresif lagi, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

Eksportir Wajib Konversikan 50% DHE - PEMERINTAH SIAPKAN ATURAN KHUSUS (PP)

Jakarta-Pemerintah akhirnya siap menerbitkan aturan yang mewajibkan eksportir mengkonversi devisa hasil ekspor (DHE) yang semula berbentuk mata uang asing ke rupiah.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perkuat Bisnis Digital - Astra Hadirkan Tiga Platform Digital

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Astra Internasional Tbk (ASII) mengembangkan bisnis digital diwujudkan dengan mendirikan usaha dibidang fintech. Memanfaatkan pertumbuhan…

Antam Mulai Operasikan Pabrik di Tayan

Memanfaatkan sisa di akhir tahun 2018, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam terus mengoptimalkan produksi dan menggenjot penjualan…

Lepas 22,57% Saham Ke Publik - Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…