Commonwealth Kucurkan Rp70 Miliar ke Olympindo

NERACA

Jakarta - Commonwealth Bank Indonesia, anak perusahaan dari Commonwealth Bank of Australia, menandatangani perjanjian pemberian fasilitas kredit (term loan facility) senilai Rp70 miliar kepada PT Olympindo Multi Finance untuk jangka waktu tiga tahun.

Acara penandatanganan perjanjian pemberian kredit ini dihadiri oleh Tony Costa, Direktur Utama Commonwealth Bank Indonesia, Mia Patria, Direktur Human Resources Commonwealth Bank Indonesia serta Handoko Wignjosoemarto, Direktur Utama PT Olympindo Multi Finance.

“Commonwealth Bank Indonesia merasa senang dapat bekerja sama dengan salah satu perusahaan multifinance dengan prestasi baik di Indonesia. Penyaluran kredit ini mencerminkan komitmen kami dalam mendukung perluasan usaha PT Olympindo Multi Finance dan fokus Commonwealth Bank Indonesia untuk terus mengembangkan bisnis wholesale banking kami,” ujar Tony Costa di Jakarta, pekan lalu.

Sementara Handoko Wignjosoemarto, Direktur Utama PT Olympindo Multi Finance, juga menyatakan bahwa penerimaan dana dari Commonwealth Bank Indonesia ini akan membantu perseroan dalam mengembangkan usaha. PT Olympindo Multi Finance merupakan salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka yang bergerak di bidang Pembiayaan Kredit Konsumen (Consumer Finance) untuk kendaraan bermotor dan kredit elektronika.

“Jaringan kami telah berkembang ke hampir seluruh kota di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi, dengan 36 cabang pendukung. Olympindo juga mendapatkan predikat “Sangat Bagus” untuk kategori total aset antara Rp100 miliar sampai dengan Rp1 triliun menurut majalah Infobank edisi Agustus 2012 lalu,” tukas Handoko. [ardi]

BERITA TERKAIT

CLEO Siapkan Belanja Modal Rp 300 Miliar

NERACA Jakarta – Produsen air minum kemasan, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menganggarkan belanja modal atau capex tahun ini sebesar…

PT NKE Bayar Rp86,19 Miliar ke KPK

PT NKE Bayar Rp86,19 Miliar ke KPK NERACA Jakarta - PT Duta Graha Indah (DGI) yang telah berubah nama menjadi…

NERACA PERDAGANGAN DEFISIT US$1,16 MILIAR DI JANUARI 2019 - CORE: Defisit NPI Diprediksi Masih Berlanjut

Jakarta-Ekonom CORE memprediksi neraca perdagangan Indonesia (NPI) diperkirakan masih terus defisit hingga sepanjang tahun ini, karena kondisi ekspor impor Indonesia…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BPR Diminta Bantu Kemajuan Daerah

    NERACA   Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) harus terus mampu memberikan…

Tingkatkan Loyalitas Nasabah dengan CIMB Niaga Xtra Xpo

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menggelar pameran perbankan ritel bertajuk…

Gandeng IKA ITS, BNI Life Tawarkan Program Asuransi

    NERACA   Jakarta - PT BNI Life Insurance (BNI Life) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Ikatan Alumni…