Saham Bumi Teknokultura Dalam Pengawasan BEI

Lantaran bergerak diluar kewajaran, pergerakan saham PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (18/2).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy menjelaskan telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas transaksi saham BTEK yang di luar kebiasaan dibanding periode sebelumnya (Unusual Market Activity/UMA), “BEI telah meminta konfirmasi pada 13 Februari 2013 lalu dan saat ini sedang menunggu jawaban permintaan konfirmasi dari perseroan" katanya.

Dia menambahkan informasi terakhir yang dipublikasikan oleh bursa adalah pada 18 Februari 2013 mengenai keterbukaan informasi yang perlu diketahui publik berupa penjelasan atas transaksi di pasar negosiasi.

Maka sehubungan dengan terjadinya UMA ini, BEI mengharapkan para investor untuk memperhatikan jawaban perseroan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja dan keterbukaan informasinya.

Di samping itu, investor sebaiknya mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila rencana itu belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), “Pertimbangkan juga berbagai kemungkinan yang dapat timbul dikemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,”jelasnya.

Menurut Irvan, pengumunan UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

BERITA TERKAIT

Nilai Transaksi Saham Sepekan Naik 3,07%

NERACA Jakarta – Sepekan kemarin, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pertumbuhan rata-rata frekuensi transaksi sebesar 5,53% menjadi 464,93 ribu…

Optimalkan Program CSR - Holcim Libatkan Masyarakat Dalam Rumuskan Program

Sejatinya progam tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) harus berjalan berkesinambungan dan berkelanjutan dalam membangun dan memberdayakan…

Yulie Sekuritas Tuding BEI Salah Sasaran

NERACA Jakarta – Sanksi yang diberikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) menuai keprihatinan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…