Obligasi BTPN Oversubscribed Rp 1,5 Triliun

Rajin membayar kupon obligasi yang jatuh tempo, berikutnya PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) menawarkan obligasi berkelanjutan I tahap III tahun 2013 senilai Rp750 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Disebutkan, BTPN menawarkan kupon bunga untuk seri A sebesar 7,65% berjangka waktu 3 tahun dan seri B sebesar 8,25% berjangka waktu 5 tahun. Penerbitan obligasi ini mengalami kelebihan permintaan hingga Rp1,5 triliun atau oversubscribed sebanyak 2 kali.

Adapun masa penawaran awal (bookbuilding) telah dilakukan sejak 29 Januari-13 Februari 2013, dan masa penawaran umum pada 26-28 Februari 2013. Sedangkan tanggal pencatatan pada BEI akan dilakukan pada 6 Maret 2013.

Obligasi tahap III ini diterbitkan perseroan dalam bentuk dua seri, dengan seri A memiliki jumlah pokok Rp350 miliar berjangka waktu 3 tahun dan tingkat bunga 7,65%, sedangkan seri B memiliki jumlah pokok Rp400 miliar berjangka waktu 5 tahun dan tingkat bunga 8,25%.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi dalam penerbitan ini adalah PT Danareksa Sekuritas dan PT Indo Premier Securities. Sementara itu, PT Bank Permata Tbk dipercaya sebagai wali amanat. Penerbitan obligasi ini juga telah mendapatkan hasil peringkat "AA- (idn)" dari lembaga pemeringkat Fitch Ratings Indonesia. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemerintah Bantah Anggaran Bocor Rp392 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menegaskan, keberhasilan dalam mengidentifikasi pos…

Ditopang Produk Residensial - BSD Bukukan Penjualan Rp 6,2 Triliun

NERACA Jakarta – Di tahun 2018 kemarin, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) berhasil membukukan marketing sales senilai Rp6,2 triliun.…

Obligasi Korporasi Ditaksir Bakal Tumbuh 10%

NERACA Jakarta – Tren penerbitan surat utang korporasi masih tumbuh positif. Menurut lembaga pemeringkat surat utang, Fitch Ratings Indonesia memperkirakan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…