Bisnis Sektor Perikanan Belum Masuk Pasar Modal

Jumat, 15/02/2013

Bila selama ini baru perusahaan pelayaran yang masuk ke industri pasar modal, namun hal ini belum terasa lengkap tanpa didukung perusahaan sektor kelautan yang juga ikut masuk ke pasar modal lewat penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Direktur Jenderal Tangkap Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Heryanto Marwoto mengatakan, pihanya prihatin hingga saat ini tidak ada satupun perusahaan di sektor kelautan atau perikanan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), “Perusahaan sektor perikanan, secara potensi ini menjanjikan. Namun hingga kini belum ada yang listing di pasar modal,”katanya di Jakarta, Kamis (14/2).

Menurutnya, selama ini industri pasar modal lebih banyak kebanjiran minat IPO dari sektor industri otomotif, elektronik atau perusahaan jasa."Jadi jangan cuma hanya pabrik otomotif mobil atau elektronik, jasa saja yang di bursa. Tapi mestinya juga termasuk, bergerak di bidang perikanan," cetusnya.

Meski pesimis, dia sangat berharap nantinya harapan itu terwujud. Marwoto menegaskan, jika dengan investasi yang besar, baik dalam ataupun luar negeri, produksi ikan pasti akan meningkat lebih jauh.

Saat ini melalui Permen KKP no 30/2012 perusahaan asing dapat berinvestasi di dalam negeri dengan beberapa insentif yang ditawarkan. "Kalau asing yang masuk itu boleh saja dan sangat diharapkan. Kalau masuk kesini itu harus PMA. Saya juga memikirkan ekstrim gak ada yang berani,"ujarnya. (bani)