Bisnis Sektor Perikanan Belum Masuk Pasar Modal

Bila selama ini baru perusahaan pelayaran yang masuk ke industri pasar modal, namun hal ini belum terasa lengkap tanpa didukung perusahaan sektor kelautan yang juga ikut masuk ke pasar modal lewat penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Direktur Jenderal Tangkap Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Heryanto Marwoto mengatakan, pihanya prihatin hingga saat ini tidak ada satupun perusahaan di sektor kelautan atau perikanan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), “Perusahaan sektor perikanan, secara potensi ini menjanjikan. Namun hingga kini belum ada yang listing di pasar modal,”katanya di Jakarta, Kamis (14/2).

Menurutnya, selama ini industri pasar modal lebih banyak kebanjiran minat IPO dari sektor industri otomotif, elektronik atau perusahaan jasa."Jadi jangan cuma hanya pabrik otomotif mobil atau elektronik, jasa saja yang di bursa. Tapi mestinya juga termasuk, bergerak di bidang perikanan," cetusnya.

Meski pesimis, dia sangat berharap nantinya harapan itu terwujud. Marwoto menegaskan, jika dengan investasi yang besar, baik dalam ataupun luar negeri, produksi ikan pasti akan meningkat lebih jauh.

Saat ini melalui Permen KKP no 30/2012 perusahaan asing dapat berinvestasi di dalam negeri dengan beberapa insentif yang ditawarkan. "Kalau asing yang masuk itu boleh saja dan sangat diharapkan. Kalau masuk kesini itu harus PMA. Saya juga memikirkan ekstrim gak ada yang berani,"ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…