Perkuat Bisnis, GMF Gandeng Maskapai Thailand

Perkuat bisnis perawatan pesawat berbiaya murah, anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk, PT GMF AeroAsia menyepakati kerjasama dengan, NOK Air, low cost carrier dari Thailand. Informasi ini disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (14/2).

Direktur Utama GMF AeroAsia, Richard Budihadianto mengatakan, kerjasama perawatan maskapai berbiaya murah dengan maskapai asal Thailand adalah peluang menjanjikan karena pertumbuhan pasar penerbangan biaya murah tengah tumbuh pesat,”Kerjasama antara GMF AeroAsia dan NOK Air sudah terjalin sejak beberapa tahun terakhir,” katanya.

Menurutnya, kerjasama ini tidak terbatas pada perawatan pesawat, namun juga pengembangan kompetensi teknisi NOK Air melalui beberapa training dengan instruktur dari GMF AeroAsia.

Dia menambahkan, kepercayaan yang didapatkan GMF AeroAsia dalam jangka waktu yang panjang ini menunjukkan kepuasan customer terhadap kualitas produk dan layanan GMF yang ditingkatkan dari waktu ke waktu. Kepercayaan dari regional customer ini diharapkan memperkuat penetrasi pasar GMF di kawasan Asia Tenggara.

Saat ini, dua pesawat yang menjalani perawatan merupakan bagian dari perjanjian yang telah disepakati tahun lalu. Sedangkan item-item perawatan yang dilaksanakan berdasarkan permintaan NOK Air dan kapabilitas yang dimiliki oleh GMF. (bani)

BERITA TERKAIT

Penetrasi Bisnis LNG Skala Kecil Pertamina ke Industri Wisata dan Horeka - Sangat Strategis

Penetrasi Bisnis LNG Skala Kecil Pertamina ke Industri Wisata dan Horeka Sangat Strategis NERACA Jakarta - Penetrasi bisnis gas alam…

Geliat Bisnis Investasi - PII Agresif Sertakan Saham di Anak Usaha IPC

NERACA Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia Investama (PII) yang merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC, sampai…

Indonesia-Inggris Perkuat Kerja Sama Sektor Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Indonesia-Inggris Perkuat Kerja Sama Sektor Lingkungan Hidup dan Kehutanan NERACA Katowice, Polandia - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sabtu, 8…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perumnas Terbitkan MTN Rp 300 Miliar

Danai pengembangan bisnisnya, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN)…

BEI Suspensi Saham Perdana Bangun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) setelah sebelumnya…

Indosat Lunasi Obligasi Rp 224,59 Miliar

Meskipun performance kinerja keuangan masih negatif, kondisi tersebut tidak membuat PT Indosat Tbk (ISAT) untuk nunggak bayar obligasi yang jatuh…