Danai Proyek PLTU, CNKO Raih Pinjaman Rp 200 Miliar

Danai proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara, PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) menggandeng BII Maybak. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Kata Corporate Communication PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk, Vivanti Ayu Damarsasi, kerjasama dengan BII Maybank untuk pendanaan proyek PLTU adalah komitmen perseroan memenuhi kebutuhan energi listrik kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Disebutkan, pinjaman modal BII Maybak kepada Exploitasi Energi Indonesia sebesar Rp 220 Miliar untuk total keseluruhan pinjaman Rp 500 miliar. Nantinya, dana pinjaman tersebut digunakan untuk peningkatan supply batubara ke PLN pada kelima PLTU, diantaranya adalah PLTU Indramayu, PLTU Labuan, PLTU Teluk Naga, PLTU Rembang dan PLTU Suralaya”.

Kelima PLTU batubara dengan kapasitas masing-masing 2x100 MW tersebut membutuhkan sekitar 300,000 ton batubara kalori rendah setiap tahun dengan nilai kalori 4.200 kcal/kg GAR.

Kemudian sebagai tanggung jawab sosial perusahaan, perseroan telah memfasilitasi daerah terpencil yang kekurangan pasokan listrik dengan pembangunan PLTU agar masyarakat dapat penerangan yang memadai

BERITA TERKAIT

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…