Biaya Eksplorasi KCP di Januari US$ 716,478

Kamis, 14/02/2013

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyampaikan biaya eksplorasi pada Januari 2013 yang dilakukan anak usahanya PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebesar US$540,514 dari yang dianggarkan sebesar US$716,478.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (13/2). Kata Direktur & Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastava, eksplorasi yang dilakukan KPC terletak di Inur East yang mengalami kemajuan 77%, sedangkan untuk Pit South Pinang kemajuannya baru mencapai 40% dan Pit B mencapai 15%.

Dalam eksplorasinya, KPC langsung mensupervisi pengeboran dengan menggunakan metode lubang terbuka (open hole) dan lubang inti (cored hole) di bawah tanggung jawab seksi Geology dan Drilling. Rencananya, KPC akan melanjutkan pengeboran di Inur East, South Pinang, dan Pit B pada Februari ini.

Selain itu, BUMI juga mengungkapkan, eksplorasi yang dilakukan anak usahanya Gallo Oil (Jersey), Ltd (Gallo) yang dilakukan di Blok R2 dan Blok 13 belum ada biaya tambahan yang dikeluarkan, selain biaya rutin untuk pembayaran administrasi dan gaji karyawan.

Adapun eksplorasi di Blok R2 kemungkinan akan dilakukan pemboran satu sumur eksplorasi di masa mendatang. Sedangkan untuk Blok 13, perseroan berencana melakukan pemboran lanjutan di sumur Al Rizq, setelah ditemukan adanya gas dengan tekanan dan temperatur tinggi. Keduanya akan dilakukan bila situasi politik di Yaman sudah aman. (bani)