Kenali Ragam Sosio-kultural Peserta Didik - Kurikulum Guru

Multukulturalisme terwujud dalam pola pikir, cara pandang, sikap dan perilaku seseorang yang unik dan berbeda dari orang lain. Keunikan dan keberbedaan peserta didik dipengaruhi oleh nilai-nilai lokal yang dianut oleh sekelompok masyarakat tertentu dan dari mana dia berasal. Selain itu, perbedaan budaya juga dipengaruhi oleh identitas yang bisa ditinjau dari gender, agama dan bahasa yang digunakan maupun perkembangan usia peserta didik tersebut, tambahnya.

Oleh karena itu, agar dapat mengenal sosok peserta didik yang beragam dari sisi sosio-kulturalnya, maka pengenalan tentang multikulturalisme harus masuk dalam pengembangan kurikulum pendidikan guru. Hal itu disebabkan karena setiap calon guru harus mengenal sosok peserta didik yang beragam sosio-kulturalnya.

Seperti yang diungkapkan oleh Pakar pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Prof Dr Sapriya, M.Ed pada saat memberikan materi dalam Lokakarya bertemakan "Pengembangan Kurikulum Program S1" digelar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta (FKIP-UBH) Padang.

“multikulturalisme harus masuk ke dalam pengembangan kurikulum pendidikan guru di Indonesia. Karena, setiap calon guru harus mengenal sosok peserta didik yang beragam sosio-kulturalnya,” katanya di Padang belum lama ini.

Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum pendidikan harus mencakup antara lain, keutuhan pendidikan professional guru, keterkaitan belajar mengajar dan koherensi antar konten kurikulum. Lalu, harus ada pengenalan multikulturalisme dan kearifan lokal, pembaharuan dan kesinambungan, fleksibilitas, hak asasi manusia, kesetaraan gender, pendidikan inklusi, kesadaran lingkungan dan demokrasi.

BERITA TERKAIT

Peserta Gerakan OK Oce Lampaui Target

      NERACA   Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan peserta gerakan One Kecamatan One…

Lagi, Prudential Perkenalkan Kurikulum Cha-Ching - Perluas Literasi Keuangan Pada Anak

NERACA Jakarta – Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia)…

KOTA SUKABUMI - Meskipun Libur Lebaran, Peserta JKN-KIS Masih Mendapatkan Pelayanan

KOTA SUKABUMI Meskipun Libur Lebaran, Peserta JKN-KIS Masih Mendapatkan Pelayanan NERACA Sukabumi - Bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Mahasiswa-Pemuda Deklarasi Anti-Terorisme

Belasan organisasi mahasiswa dan pemuda Indonesia yang tergabung dalam sebuah aliansi sepakat mendeklarasikan diri untuk bersatu melawan terorisme dan radikalisme…

Anak Jalanan akan Dilibatkan Dalam Asian Games

    Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) melibatkan anak jalanan dalam penyelenggaraan pesta multi-cabang olahraga tertinggi di Asia itu…

Moratorium Izin Perguruan Tinggi Baru Diperlukan - Orang Kaya Bikin Universitas

    Pertumbuhan orang kaya di Indonesia cukup besar. Dengan melimpahnya dana, tak ayal membuat mereka mencari penyaluran dana dengan…