Teliti Sebelum Membeli Rumah Seken

Harga rumah baru saat ini memang masih cukup mahal. Untuk mengakalinya, biasanya pembeli mengupayakan dengan mencari rumah sekend. Karena pertimbangan harga yang tentunya lebih murah ketimbang rumah baru.

Tetapi, sebelum menentukan membeli sebuah rumah seken, banyak hal-hal yang harus lebih dulu diperhatikan. Tujuannya, agar tidak terjadi penyesalan setelah membelinya. Nah, jika Anda tertarik membeli rumah seken, telitilah rumah yang akan Anda beli tersebut.

Pertama, periksalah kondisi bangunan dengan melibatkan pihak lain yang lebih mengerti soalrumah, seperti kontraktor atau arsitek misalnya. Jika terpaksa harus sendiri, hal terpenting yaitu lakukan pengecekan fondasi dan struktur bangunan, mulai dari lantai, hingga ke atap. Pastikan juga soal sirkulasi udara di setiap ruangan dan sumber air.

Kedua, teliti akan status kepemilikan dan dokumen. Untuk itu, periksa Izin Mendirikan Bangunan, serta nama yang tercantum pada sertifikat. Itu akan berguna untuk mengecek luas bangunan sama dengan yang tertera di sertifikat PBB dan IMB.

Ketiga, perhatiakan usia bangunan, ada baiknya jika Anda menanyakan usia bangunan dimaksudkan sebagai tindakan preventif, apabila nantinya rumah seken tersebut ditempati. Karena kualitas bangunan juga turut ditentukan pada usia bangunan itu sendiri.

Keempat, membeli rumah seken yang baik tentunya dengan membelinya secara langsung dari pemiliknya. Ya, dengan menemui pemilik rumah, Anda bisa memperoleh informasi secara rinci akan kondisi rumah

Selain itu, dengan bertemu pemiliknya langsung, harga rumah juga menjadi lebih murah karena Anda atau penjual tidak perlu memberi komisi kepada broker atau perantara. Maklum, biaya broker bisa mencapai 3% dari harga rumah.

Kelima, carilah data sebanyak-banyaknya mengenai harga pasaran rumah yang sedang Anda inginkan. Juga pertimbangkan nilai investasi yang Anda keluarkan jika suatu hari Anda hendak menjualnya.

Nah, dengan mencari info seputar harga pasaran tanah dan rumah di sekitar lokasi dapat membantu Anda melakukan penawaran sewajarnya. Selain itu, jika Anda ingin menjualnya, Anda juga bisa menjualnya dengan harga yang pas.

Terakhir, jika Anda ingin proses yang mudah, ada baiknya menggunakan jasa perantara atau broker. Nah, jika memang terpaksa membutuhkan jasa perantara, maka pilihlah broker yang bisa dipercaya. Misalnya, broker tersebut sudah Anda kenal atau atas rekomendasi terbaik kolega Anda. Sehingga nantinya pembelian rumah akan lebih mudah dan bukannya malah menyusahkan.

BERITA TERKAIT

Sharp Beri Progam Rumah Senyum dan Trauma Healing - Bantu Warga Lombok Bangkit

Duka mendalam yang menerpa masyarakat Lombok akibat gempa beruntun pada Agustus 2018 lalu, turut menyita perhatian PT SHARP Electronics Indonesia.…

BTN Genjot Pertumbuhan KPR di Jawa Timur - Dorong Program Sejuta Rumah

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. bakal terus memacu ekpansi bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Provinsi Jawa Timur (Jatim)…

Resmi Digelar, HarPropNas 2018 Tawarkan Diskon Gede-Gedean Untuk Pembelian Rumah

NERACA Jakarta - Perhelatan akbar untuk pertama kalinya di dunia properti atau Hari Properti Nasional (HarPropNas) 2018 resmi digelar sejak…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…

Jajaki Gurihnya Usaha Jajan Martabak

Jajanan Martabak merupakan salah satu kudapan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Disajikan dengan berbagai varian rasa, martabak tak…

Tips Bertahan di Tengah Bisnis Musiman

Di masa sekarang banyak sekali usaha atau bisnis yang dating. Bahkan tidak sedikit yang umurnya baru seusia jagung sudah tumbang.…