Kecepatan Berbanding Kuota - Telkom Speedy VS First Media FastNet

Masyarakat modern kini tidak terlepas dari akses internetyang andal, berkecepatan tinggi dan tanpa putus. Sayangnya, konsumen masih mengeluhkan akses internet yang lambat sehingga tidak mampu memuaskan kebutuhan mereka, baik untuk keperluan hiburan, belajar, maupun untuk bisnis.

NERACA

Gaya hidup digital yang semakin tidak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari mendorong penyedia layanan dan perangkat teknologi informasi terus berinovasi untuk memenuhi tuntutan masyarakat modern tersebut. Saat ini sendiri untuk paket internet rumahan masih dirajai oleh kedua penyedia internet ini, Telkom dengan Speedy dan First Media dengan FastNet. Saat ini kita akan bandingkan tentang kecepatan dan kuota internet dari masing-masing penyedia internet ini. Adapun, kecepatan dan tarif untuk paket FastNet Family dengan kecepatan 1 Mbps dan FastNet Ultimate 20 Mbps tetap.

Peningkatan kecepatan akses internet yang cukup signifikan ini untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup digital, di mana pengguna dapat melakukan upload dan download, streaming video dan musik tanpa buffering yang menganggu, inilah yang menjadi tantangan bagi masing-masing penyedia internet ini. Kecepatan akses internet yang ideal untuk memenuhi tuntutan gaya hidup digital saat ini adalah minimal 3 Mbps, di mana konsumen dapat menikmati upload maupun download, streaming video dan musik tanpa buffering yang menganggu.

Beberapa paket internet dari First Media adalah Paket combo dlite dengan kecepatan internet 2mbps dengan kuota unlimited Homecable TV 12 Chennel HD + 56 channel SD yang dibandrol dengan harga Rp. 280.000, paket kedua iyalah combo elite hd dengan kecepatan internet 3 mbps dan kuota unlimited, Homecable TV 17 chennel HD + 64 channel SD dengan harga Rp. 390.000 dan yang terakhir COMBO SUPREME HD dengan kecepatan internet 5mbps dengan kuota unlimited, Homecable TV 25 channel HD + 92 chennel SD dan dibandrol dengan harga Rp550.000.

Biaya di atas sendiri belum termasuk ppn 10%, tetapi untuk modem dan decoder diberikan secara Cuma-cuma, begitu pula untuk kabelnya, diberikan Cuma-Cuma sepanjang 30 meter, apabila ada tambahan, pengguna akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10.000 permeter. Dan untuk pembayaran first media, pengguna akan dikenakan pembayaran pada saat 3 hari setelah di pasang, jadi 3 hari itu pengguna tidak di pungut biaya apapun.

Lain First Media, lain pula pesaingnya. Yaitu Telkom Speedy. Telkom Speedy merupakan salah satu produkbroadband internetyang paling banyak digunakan di Indonesia. Paket promo dimulai Rp125.000 sebulan dengan harga normal Rp195 ribu perbulannya, dengan kecepatan internet 384 Kbps dankuota 3 GB. Setelah kuotaku habis kecepatan Speedy turun lebih lambat menjadi 128 Kbps. Inilah yang banyak dikeluhkan para pengguna internet, karena pada kenyataannya, meski unlimited, namun kuotanya masih dibatasi.

Speedy sendiri menyediakan Paket Mail dengan kecepatan 1Mbps, Rp75.000 perbulan, kuota 15 jam perbulan, Rp75 permenit. Paket Chat 1Mbps Rp145.000 perbulan, kuota 50 jam perbulan, Rp25 permenit. Paket Socialia 384 kbps, Rp195.000 perbulan, kuota semi unlimited. Paket Load 512 kbps, Rp295.000, semi unlimited. Paket Familia 1Mbps Rp. 645.000 perbulan, kuota unlimited. Paket Executive 2Mbps, Rp995.000 perbulan, kuota unlimited. Dan yang terakhir adalah Paket Biz 3Mbps, dengan kuota unlimited dan biaya Rp1,695.000 perbulan. Semua paket internet dikenakan biaya pemasangan sebesar Rp75.000.

Untuk memberitahukan informasi kepada pembaca lebih dalam, kita akan membahas tentang kecepatan. Mungkin kita terkadang suka terkecoh dengan sebutan Mbps atau Kbps, Mbps sendiri berarti megabyte per second, sedangkan Kbps adalah kilobyte per second, 1megabyte adalah 1000kilobyte, jadi artinya Mbps lebih besar dibandingkan Kbps, hal ini sangat berpengaruh kepada kecepatan internet kita. Namun masing-masing provider tidak menyebutkan apakah ini kecepatan maksimal atau kah kecepatan minimalnnya. Namun bila dibandingkan harga, kecepatan, juga kuota yang sama, First media masih menjadi recomendasi, namun kekurangannya adalah wilayahnya yang kini masih terbatas belum sebanyak Telkom Speedy.

BERITA TERKAIT

Media Asing Soroti Kebijakan Polkam dan Ekonomi RI

NERACA Jakarta - Hasil riset yang dilakukan oleh Indonesia Indicator (I2) menyebutkan, kinerja Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang telah melewati…

Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom - Tingkatkan Layanan Digital

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

"Public Chaos", Ujung Interpretasi Media yang Salah

  Oleh : Ricky Rinaldi, Peneliti Madya Lembaga Studi Informasi Strategis (LSIS) Tidak dapat dipungkiri bahwa aktor yang paling berperan…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Haier G7 Resmi Meluncur Di Indonesia

Melalui pt. Datascrip selaku authorized distributor-nya, Haier kembali memperkenalkan smartphone baru seri Haier G7. Tampil dengan warna-warni yang ceria, smartphone…

Ini Dia Spesifikasi Dari Vivo V7 Plus - Smartphone Selfie

Vivo telah secara resmi merilis smartphone teranyarnya yaitu ” Vivo V7 Plus ” dengan mengusung tagline Clearer Selfie, Clear Shot,…

Melindungi Smartphone Dari Kerusakan

Smartphone terbaru hadir dengan sejumlah fitur yang diklaim mampu melindungi ponsel dari berbagai kondisi. Sebut saja fitur tahan air atau…