KKP Berikan Bantuan Untuk Nelayan Hadapi Masa Paceklik

Cuaca ekstrim memberikan pengaruh yang sangat kompleks terhadap berbagai aspek kelautan termasuk perikanan yang pada akhirnya, kondisi ini akan sangat merubah kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.

NERACA

Akhir-akhir ini, perubahan iklim global meupakan isu yang cukup menyita perhatian publik. Pasalnya, dampak perubahan iklim yang ditandai dengan meningkatnya suhu udara di bumi cukup mengkhawatirkan bagi kehidupan manusia. Industri perikanan merupakan salah satu komponen yang terkait dengan perubahan iklim global. Dampak perubahan iklim memberikan pengaruh yang sangat kompleks terhadap berbagai aspek kelautan termasuk perikanan yang pada akhirnya, kondisi ini akan sangat merubah kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pesisir. Seperti yang terjadi di Cilincing Jakarta Utara belum lama ini.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C Sutardjo menuturkan, akibat cuaca buruk serta gelombang tinggi yang melanda sebagian wilayah perairan Indonesia menyebabkan sejumlah nelayan di daerah terutama nelayan Cilincing Jakarta Utara tidak bisa melaut. Adapun jumlah nelayan di Jakarta Utara saat ini mencapai 18.900 nelayan. "Akibat cuaca buruk memang menjadi masa paceklik bagi nelayan. Karena tidak melaut, pada bulan bulan ini menjadi masa sulit bagi nelayan," kata dia.

Selain itu, dampak dari pola iklim yang kacau dan terjadinya cuaca ekstrem juga mengakibatkan tingginya intensitas curah hujan yang turun selama berhari-hari. Tak ayal, banjir yang melanda sebagian besar wilayah Jakarta ternyata juga berimbas kepada kegiatan ekspor dan produksi ikan, terutama di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Jakarta. Banjir yang sempat menggenangi kawasan utara Jakarta juga membuat aktivitas ratusan pabrik pengolahan ikan di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, terganggu. Nilai kerugian hingga kini ditaksir sekitar Rp 100 miliar.

Gangguan pada pelabuhan perikanan terbesar ini terutama disebabkan pemutusan aliran listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara di kawasan yang sebagian tergenang banjir. Sementara itu, karena ketinggian air mencapai 50 - 120 sentimeter jalan masuk ke kawasan pelabuhan juga sulit dilalui truk pengangkut atau kontainer. Ratusan ton produk ikan hasil olahan pabrik yang sedianya diekspor dan dipasok ke pasar lokal tidak bisa terkirim.

Melihat hal ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan bantuan untuk nelayan Cilincing Jakarta Utara, yang tidak bisa melaut akibat cuaca buruk dan untuk masyarakat pesisir di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, yang menjadi korban banjir, berupa 300 paket sembako, 200 selimut serta obat - obatan.

“Selain bantuan dari KKP, kami berharap bantuan juga akan datang berbagai pihak terutama dari penggalangan dana perusahaan perikanan seperti yang selama ini telah mereka lakukan melalui program CSR (Corporate Social Responsibility ),” ujar dia

Sebagai tindak lanjut bantuan ke nelayan, Sharif menambahkan, dalam waktu dekat KKP telah merencanakan kegiatan bersih pantai Jakarta. Program ini dilakukan sebagai upaya pemulihan kawasan pantai Cilincing dan Muara Baru Jakarta akibat banjir. Apalagi pantai Jakarta sepanjang 32 kilometer yang meliputi pantai - pantai Marunda, Cilincing, Kalibaru, Ancol, Pluit, Kapuk Muara, dan Kamal Muara ini sering menjadi muara limbah sampah rumah tangga yang terbawa ke laut. Sebagaimana yang biasa dilakukan KKP, kegiatan bersih pantai akan melibatkan berbagai pihak seperti Pemda DKI,TNI AL, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat luas.

BERITA TERKAIT

Blended Finance Dikaji untuk Biayai Infrastruktur

  NEACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tengah mengkaji skema "blended finance" agar…

RUU Ekonomi Kreatif Bukan Untuk Membatasi Inovasi

RUU Ekonomi Kreatif Bukan Untuk Membatasi Inovasi NERACA Jakarta - Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekonomi Kreatif yang saat ini bakal dibahas…

Menkeu : Proyeksi IMF Berikan Kewaspadaan

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi global Dana Moneter Internasional…

BERITA LAINNYA DI CSR

Dukung Pertumbuhan Wirausaha Sosial - Mitra Sociopreneurs Muda DBS Berbagi Kiat Sukses

Membangun kemandirian ekonomi kaum wanita saat ini bukan lagi menjadi pilihan tetapi juga kebutuhan. Oleh karena itu, dalam rangka memberdayakan…

Berdayakan Ekonomi Perempuan - Commonwealth Siapkan Akses Permodalan Praktis

Masih dalam rangka meningkatkan literasi serta memberikan kemudahan akses jasa keuangan kepada 40 ribu perempuan pengusaha Indonesia, PT Bank Commonwealth…

Langkah Kongkrit Untuk Warga Kupang - Ada Virus Positif Astra di Festival Kampung Berseri

Berangkat dari kepedulian terhadap keterbelakangan dunia pendidikan bagi siswa di Indonesia timur, khususnya di Kupang membuat Astra Grup untuk terjun…