Hadirkan Keajaiban Sumatera barat

Tour de Singakarak 2013

Sabtu, 16/02/2013

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kota dan kabupaten Sumatera Barat dengan didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kembali menggelar even balap sepeda internasional Tour de Singakarak (TdS) 2013, yang akan diselenggarakan pada 2-9 Juni 2013. TdS 2013 sendiri melibatkan 16 kota dan kabupaten. Dua kabupaten yang baru bergabung adalah Solok Selatan dan Dharmasraya. Kali ini, titikstartTdS adalah Bukittinggi, berbeda dengan TdS tahun lalu yang menempatkan Sawahlunto sebagai titikstart.

Gambaran positif perkembangan pariwisata Sumatera Barat selama 2010 – 2012 terlihat dari tingkat pertumbuhan kunjungan wisman pada tahun 2011. Saat itu, jumlah wisman ke Indonesia naik 9,2% dan jumlah wisman yang mengunjungi Minangkabau naik 11,3%. Sementara, pada tahun 2012 jumlah wisman ke Indonesia naik 5,2% dan jumlah wisatwan yang mengunjungi Minangkabau naik 7,1%.

Sementara itu, jumlah tamu yang menginap di hotel Sumatera Barat tahun 2011 sebanyak 988.420 orang, meningkat menjadi 1.111.176 orang atau mengalami peningkatan sebanyak 12,4%. TdS juga mempengaruhi peningkatan jumlah hotel. Peningkatan jumlah kunjungan hotel juga dibarengi dengan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 358.000 pada tahun 2012. Selain itu, okupansi hotel pada tahun 2012 menginjak angka 49,78 sementara tahun sebelumnya okupansi hotel di Sumatera Barat mencapai 48,55. Menurut data BPS, data kunjungan wisatawan di Sumatera Barat pada tahun 2012 mencapai 45.000 kunjungan, jumlah ini naik sebanyak 10.000 kunjungan dari tahun sebelumnya.

Sebanyak 7 kota dan 9 kabupaten di Sumbar akan terlibat dalam penyelenggaraan TdS 2013, yaitu kota Padang, Pariaman, Padang panjang, Solok, Bukittinggi, Sawahlunto, Payakumbuh. Sedangkan 9 kabupaten yang terlibat adalah Solok, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Sijunjung, Tanah Datar, Lima Pupuh Kota, dan Agam. Salah satu kabupaten yang baru akan terlibat tahun ini adalah Solok Selatan. Solok Selatan memiliki kekayaan alam yang layak dikunjungi seperti air terjun 7 tingkat yang ada di Kerinci dan Kebun Teh Kayu Aro yang luasnya menempati kebun teh terluas nomor dua di dunia, setelah Kebun Teh di India.