Cukupi Modal, NISP Rencanakan Terbitkan MTN

Dalam rangka memenuhi kecukupan modal, PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) berencnaa menerbitkan medium term notes (MTN) pada 2013 ini. Hal ini dilakukan sebagai diversifikasi sumber pendanaan untuk ekspansi perseroan.

Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, rencana penerbitan MTN masih di kaji dan langkah untuk diversifikasi pendanaan, “Untuk nilai, masih kita dikaji,” katanya di Jakarta, Selasa (12/2).

Menurutnya, perseroan tengah mematangkan cara sebagai bentuk diversifikasi pendanaan. Sebelumnya, perseroan telah menerbitkan obligasi senilai Rp3 triliun. “Kalau kita lihat kan, profil DPK kita kan mayoritas, walau memang deposito, tapi ditarik sebulan-sebulan. Padahal kita membiayai KPR bisa lima tahun, 10 tahun. Sehingga kita melihat selain sumber dana jangka pendek, DPK kita juga melihat sumber dana jangka panjang,” ujarnya.

Di sisi lain, dia menjelaskan ada obligasi subordinasi yang akan jatuh tempo pada Maret 2013 dan akan segera dilunasi. Sebagai informasi, belum lama ini perseroan menerbitkan obligasi berkelanjutan 1 tahap pertama 2013 senilai Rp3 triliun yang diklaim mengalami kelebihan permintaan (Oversubscribed).

Rencananya, dana hasil penawaran umum obligasi tersebut akan digunakan untuk mendukung kinerja perseroan. Salah satunya untuk mendukung pertumbuhan usaha dalam bentuk penyaluran kredit yang merupakan salah satu core business perseroan, di mana pada tahun ini pereroan mematok pertumbuhan kredit sebesar 20-30%. (bani)

BERITA TERKAIT

Pasar Modal Syariah Tumbuh Signifikan

NERACA Jakarta-  Positifnya kinerja industri pasar modal juga seirama dengan perkembangan industri pasar modal syariah di tahun ini. Bahkan Otoritas…

Pemerintah Terbitkan Global Bonds US$ 3 Miliar

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) dalam denominasi dolar AS atau Global Bonds dengan…

ESDM Terbitkan Tata Cara Penetapan Tarif Listrik Investasi

    NERACA   Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan telah menandatangani Peraturan Menteri (Permen)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Saham Renuka Coalindo Masuk UMA

Perdagangan saham PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami kenaikan harga saham…

Pemda Jateng Tunda Rilis Obligasi Daerah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak melanjutkan rencana penerbitan obligasi daerah seniai Rp1,2 triliun. Padahal, proses penerbitan obligasi tersebut telah mendapat…

BATA Bagi Dividen Interim Rp 8,71 Persaham

PT Sepatu Bata Tbk (BATA) akan membagikan dividen interim untuk tahu buku 2018 sejumlah Rp 8,71 per saham atau semuanya…