Waspadai Serangan Batu Ginjal

Sebagian besar orang dengan batu ginjal tidak menyadari kondisinya dan baru diketahui setelah muncul gejala yang menyakitkan. Untuk itu, Anda perlu tahu kalau sesungguhnya terdapat beberapa jenis batu ginjal dan gejalanya.

Umumnya dokter perlu mengetahui terlebih dahulu susunan kimiawi dari batu yang ada untuk mengidentifikasi mengapa pasien rentan terhadap pembentukkan batu. Selain itu jenis batu yang ada juga menentukan perubahan diet seperti apa yang dibutuhkan oleh pasien.

Beberapa rekomendasi diet mungkin bisa berlaku untuk satu atau lebih jenis batu ginjal. Namun yang terutama adalah minum cukup air bisa membantu mencegah semua jenis batu ginjal.

Sebagian besar batu ginjal terdeteksi saat pemeriksaan dan dokter akan mengirim sampel batu ginjal ke laboratorium untuk dianalisis. Setelah diketahui unsurnya, maka dokter bisa mengetahui penyebabnya dan merekomendasikan strategi pencegahan.

Berikut ini jenis batu ginjal yang bisa mengintai dan proses pembentukannya

Batu kalsium oksalat

Jenis batu ini merupakan yang paling umum dan cenderung terbentuk ketika urine bersifat asam dan memiliki pH rendah. Oksalat yang terdapat di dalam urine ini diproduksi oleh tubuh.

Kalsium dan oksalat dalam makanan turut berperan, tapi bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi pembentukan batu. Oksalat ditemukan pada sayuran, buah-buahan dan kacang-kcangan, serta kalsium dari tulang juga mungkin memainkan peran dalam pembentukan batu ginjal.

Batu kalsium fosfat

Meskipun jenis batu ginjal yang satu ini kurang umum, tapi batu terbentuk ketika urine bersifat basa yang berarti memiliki pH tinggi lebih dari 7.

Batu asam urat

Batu ini lebih mungkin terbentuk ketika urine secara terus menerus bersifat asam. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh makanan yang kaya protein hewani dan ditemukannya zat purin. Diketahui purin secara alami ada di dalam semua makanan, tapi yang paling utama ada di jeroan, ikan dan kerang.

Batu struvite

Batu ini terbentuk akibat adanya infeksi di ginjal, maka untuk mencegahnya adalah dengan mengobati dan menjaga ginjal bebas dari infeksi. Meski begitu pola makan belum terbukti bisa mempengaruhi pembentukan batu struvite.

Batu cystine

Batu ini terbentuk dari hasil kelainan genetik langka yang menyebabkan asam amino cystine (salah satu pembentuk protein) bocor, sehingga masuk ke ginjal dan ke dalam urine sehingga membentuk kirstal.

BERITA TERKAIT

Waspadai Neraca Perdagangan Indonesia! - DAMPAK PENURUNAN EKSPOR CPO

Jakarta-Pemerintah terus mewaspadai pergerakan neraca perdagangan Indonesia. Penyebabnya, kinerja ekspor terus mengalami penurunan sebagai dampak dari kondisi ekonomi global, diantaranya…

Waspadai Perusahaan Penjual Emas Digital Ilegal

    NERACA   Jakarta – Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai invetsasi emas digital. Pasalnya, Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan usaha…

Pertamina Bantu Mesin Katinting di Pulau Batu Daka - Tingkatan Perekonomian Nelayan

Dalam rangka mendorong produktifitas nelayan mencari ikan di laut dengan teknologi tinggi, PT Pertamina (Persero) Region Sulawesi memberikan bantuan berupa…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Lima Menit di Alam Terbuka Dapat Hilangkan Stres

Ketika akhir pekan datang, kebanyakan orang khususnya kaum pekerja ingin menghabiskan satu hari itu untuk bersantai, sebelum kembali ke rutinitas…

Hindari Pakai Jaket Saat Olahraga Lari

Lari kini menjadi salah satu olahraga yang tren di kalangan anak muda. Berbagai event lari pun diadakan dan ramai peminat.…

Diagnosis Tepat Kunci Pengobatan Kanker Darah

Kunci keberhasilan pengobatan kanker darah terletak pada diagnosis yang tepat. Ketepatan diagnosis dapat menentukan pengobatan yang sesuai sekaligus meningkatkan potensi…