PTPP Targetkan Kontrak Baru Rp 15,76 Triliun

NERACA

Jakarta- PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) optimistis nilai kontrak dari sektor jasa konstruksi pada tahun ini dapat menembus angka Rp15,76 triliun untuk penuhi total nilai kontrak yang ditargetkan perseroan. “Untuk target kontrak Rp19,7 triliun di tahun ini, sebesar 80% diharapkan dari sektor konstruksi.”kata Corporate Secretary PTPP, Betty Ariana di Jakarta, Senin (11/2).

Menurutnya, sektor konstruksi tahun ini masih mengalami peningkatan. Salah satunya didukung adanya program MP3I (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) yang dilakukan pemerintah. Selain itu, pada bulan Januari 2013, perseroan telah mendapatkan nilai kontrak sebesar Rp 1,1 triliun. Angka tersebut meningkat pesat dibandingkan bulan Januari 2012.

Selain dari sektor jasa konstruksi,lanjut dia, perseroan juga mengharapkan pencapaian target nilai kontrak akan disumbang dari sektor engineering, procurement, and construction (EPC). Kemudian terakhir, perseroan mengharapkan kontribusi dari sektor properti. Pasalnya, sepanjang tahun 2012 pembangunan perumahan perseroan memperoleh kontrak baru senilai Rp 140 miliar dari perusahaan swasta, yaitu berupa pembangunan gedung di Jawa dan Sulawesi. “Kontrak baru tersebut berasal dari proyek JW Marriot Jakarta, jalan tol Gempol Pandaan, Tunjungan Plaza V Surabaya, serta hotel dan resort di Bali,” ujarnya.

Direktur Utama PTPP, Bambang Tribowo pernah bilang, kontribusi pendapatan terbesar perseroan dari sektor konstruksi disusul sektor EPC (Engineering Procurement and Construction), sedang dari segmen pemilik proyek sebesar 81% dari segmen pemerintah dan BUMN, dan 19% dari swasta.

Dengan pencapaian tersebut, pihaknya optimistis proyeksi perolehan laba di tahun 2013 dapat mencapai sekitar Rp370 miliar. Pasalnya, untuk order book sepanjang tahun 2012 saja tercatat mampu mengalami peningkatan menjadi Rp28,4 triliun dari tahun sebelumnya yang hanya mencatakan Rp18,4 triliun.

Kontrak baru yang diperoleh perseroan, lanjut dia, antara lain Educity Apartement Surabaya, Landmark Pluit, Bandara Kualanamu, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Labuh-Sumatera. Sementara untuk hasil investasi perusahaan pada pembangkit PLTG 65 mw Talang Duku Palembang, pihaknya ikut memberikan sumbangsih listrik pada acara sea games dan recurring income dari proyek tersebut terealisasi pada tahun ini.

Terbitkan Obligasi

Rencananya, untuk mendukung kinerja perseroan ke depan, PTPP bakal menerbitkan obligasi sebesar Rp 600 miliar, “Rencana obligasi diterbitkan tahun ini, sekitar Rp600 miliar. Tapi sejauh ini kami belum menunjuk underwriter-nya,”kata Bambang Tribowo.

Adanya kenaikan alokasi belanja infrastruktur dalam APBN 2013 dengan total nilai belanja sebesar Rp 204 triliun dibandingkan tahun 2012 yang hanya sebesar Rp 174,9 triliun dinilai memberikan angin segar bagi perseroan sebagai salah satu perusahaan BUMN penyedia jasa konstruksi terbesar di Indonesia.

Selain itu, gencarnya program MP3EI (Master Plan Perencanaan Pembangunan Ekonomi Indonesia) diharapkan akan menopang pertumbuhan kinerja perusahaan di tahun 2013. Hal tersebut terbukti hingga oktober 2012 untuk program MP3EI di wilayah Indonesia Bagian Timur, 3 dari 7 proyek yang diresmikan oleh pemerintah dikerjakan oleh perseroan. (lia)

Related posts