Matahari Catatkan Laba Bersih Rp 770, 8 Miliar

NERACA

Jakarta - Sampai dengan akhir Desember 2012, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 65,55% menjadi Rp770,881 miliar dibandingkan dengan periode yang sama 2011 yang Rp365,648 miliar.

Disebutkan, pendapatan bersih perseroan naik menjadi Rp5,61 triliun YoY dari Rp4,70 triliun dan beban pokok pendapatan naik menjadi Rp1,91 triliun YoY dari Rp1,59 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (11/2).

Sementara laba kotor diraih sebesar Rp3,70 triliun di akhir 2012 dibandingkan laba kotor Rp3,10 triliun pada tahun sebelumnya dan laba operasional juga naik menjadi Rp1,58 triliun dari laba operasional di akhir Desember 2011 yang Rp1,24 triliun.

Total aset perseroan hingga akhir 2012 mencapai Rp2,93 triliun dibandingkan total aset 2011 yang Rp2,42 triliun. Sedangkan jumlah liabilitas 2012 sebesar Rp4,86 triliun turun dari 2011 yang Rp5,12 triliun.

Asal tahu saja, dibulan September 2012, perseroan bukukan laba bersih Rp629,94 miliar, atau naik 77,10% dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar Rp355,68 miliar. Selain itu, pendapatan bersih perseroan juga naik 18,44% menjadi Rp4,25 triliun, YoY dari Rp3,59 triliun.

Pendapatan terbesar diperoleh dari penjualan eceran yang meningkat 20,05% menjadi Rp2,39 triliun, kemudian penjualan konsinyasi yang naik 16,12% menjadi Rp1,83 triliun, dan pendapatan jasa yang meningkat 43,31% menjadi Rp26,93 miliar.

Adapun beban pokok juga meningkat 18,09% menjadi Rp1,45 triliun, dan laba kotor naik menjadi Rp2,80 triliun dari sebelumnya Rp2,36 triliun. Kendati demikian, jumlah aset perseroan per September 2012 turun 0,66% menjadi Rp2,41 triliun dibanding per Desember 2011 sebesar Rp2,42 triliun.

Rencananya, tiap tahunnya perseroan menargetkan dapat membuka 15 gerai. Belum lama ini, PT Matahari Departement Store Tbk (MDS) membuka gerai barunya di Tangerang. Di gerai ke-110 ini, perseroan menanamkan investasi hingga Rp 25 miliar. (bani).

BERITA TERKAIT

Sky Energy Bidik Pendapatan Rp 539 Miliar - Lepas 203 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Sky Energy Indonesia Tbk menargetkan pendapatan sebesar Rp539 miliar dan Rp627 miliar pada tahun…

Matahari Bakal Rights Issue di Kuartal Pertama - Danai Pengembangan Bisnis

NERACA Jakarta – Dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mendapat persetujuan dari pemegang saham untuk…

Laba Bayu Buaya Tumbuh 17% di 2017 - Berkah Pertumbuhan Pariwisata

NERACA Jakarta – Melesatnya pertumbuhan industri pariwisata di dalam negeri sepanjang 2017 kemarin,  memberikan dampak positif terhadap kinerja PT Bayu…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Semen Baturaja Terbitkan MTN Rp 400 Miliar

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk atau (SMBR) menerbitkan surat hutang (MTN) senilai Rp400 miliar dengan jangka waktu selama tiga tahun…

Pelanggan Diminta Registrasi Nomor Prabayar

Telkomsel mengimbau pelanggan untuk segera melakukan registrasi nomor prabayar yang divalidasi sesuai dengan data kependudukan yang berlaku. Batas akhir masa…

BEI Resmikan Galeri Investasi di Untan

Direktur Pengembangan Bisnis PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan meresmikan galeri investasi BEI di Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan)…