Juli 2013, BNI Datangkan Chelsea ke Indonesia

NERACA

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk akan mendatangkan juara Liga Champion Eropa 2012 asal Inggris, Chelsea, ke Indonesia pada 25 Juli 2013 mendatang sebagai apresiasi kepada para penggemar Chelsea untuk bertemu para bintang sepakbola pujaannya. Kehadiran klub sepakbola berjulukan "The Blues" ini juga diharapkan mampu mendorong bisnis kartu pembayaran yang tengah dikembangkan BNI dengan co-branding bersama Chelsea.

Direktur Konsumer dan Ritel BNI, Darmadi Sutanto, mengatakan saat ini jumlah kartu pembayaran co-branding BNI dan Chelsea telah mencapai 60 ribu unit dalam berbagai jenisnya, baik kartu debit, prabayar maupun kartu kredit. Padahal, kata Darmadi, kartu pembayaran co-branding BNI-Chelsea ini baru diluncurkan secara resmi enam bulan sebelumnya.

Ini telah jauh melampaui target yang sebelumnya ditetapkan sebanyak 25 ribu unit dalam setahun. "Kami menjadi satu-satunya bank yang membangun produk co-branding dengan sebuah tim sepakbola ternama di Inggris yang berhasil membawa tim itu ke Indonesia pada 2013 ini," ujar Darmadi di Jakarta, Jumat (8/2), pekan lalu.

Namun, imbuh dia, sebelum Chelsea datang ke Indonesia, akan ada beberapa perbincangan pers dengan manajemen Chelsea di Indonesia, termasuk kedatangan Chief Executive Chelsea FC, Ron Gourlay ke Jakarta pada 7 Maret 2013. Seperti diungkapkan dalam siaran pers resmi Chelsea, Gourlay mengatakan, dirinya amat bersemangat karena Chelsea Football Club akhirnya akan mengunjungi Jakarta.

Dirinya sangat paham kecintaan akan sepakbola, khususnya suporter Chelsea di Indonesia. “Saya tidak sabar untuk melakukan kunjungan yang akan menjadi akhir yang bagus bagi tur kami di tahun 2013. Kami mengharapkan pertandingan yang fantastis menghadapi lawan yang kuat, dan harapan saya adalah kami bisa meninggalkan warisan yang penting dalam hal pembangunan komunitas yang kami lakukan selama tur dan jauh setelahnya," ujar Goulay, dalam situs resmi Chelsea. [ardi]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

60% Pengguna Dapatkan Akses Pertama Kredit dari Kredivo

    NERACA   Jakarta - Kehadiran teknologi finansial telah memberikan ruang untuk turut mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia…

Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

  NERACA   Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi…