Tingkatkan Pelanggan, Express Gandeng Taxi Malaysia - Hadirkan Layanan Unicablink

NERACA

Jakarta – Ketatnya persaingan bisnis armada taksi di kota besar, menuntut perusahaan taksi harus pintar dalam merebut peluang pasar dan termasuk memberikan fasilitas kenyamanan bagi konsumennya. Langkah inilah yang dilakukan PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) dengan menggandeng perusahaan taksi asal Malaysia Sunlight Taxi.

Presiden Direktur Express Group, Daniel Podiman mengatakan, kerjasama Express Trasindo dengan Sunlight Taxi berupa penggunaan aplikasi Unicablink di smartphone untuk memesan taksi lintas negara, “Suatu kehormatan bagi kami dapat bekerja sama dengan Sunlight Taxi yang merupakan salah satu operator taksi terbesar di Malaysia,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Menurutnya, dengan kerjasama dalam aplikasi Unicablink akan memudahkan pelanggan taksi baik di Indonesia maupun Malaysia dalam melakukanmobile bookingdengan cukup satu aplikasi.

Dijelaskannya, aplikasi Unicablink merupakan aplikasi pemesanan taksi yang memungkinkan penggunanya memesan taksi di Malaysia atau Indonesia. Wisatawan dari Malaysia dapat menggunakan aplikasi Unicablink di Indonesia untuk memesan taksi Express.

Sebaliknya, wisatawan dari Indonesia dapat menggunakan aplikasi mobile taksi Express untuk memesan Sunlight Taxi di Malaysia. Aplikasi yang dikembangkan Sunlight Unicablink ini merupakan bagian dari Sunlight Taxi Group dan dapat digunakan di smartphone Android, Blackberry, iOs, dan Windows–based phone.

Kata Daniel Podiman, dari sisi pariwisata, seiring dengan berkembangnya industri pariwisata termasuk peningkatan perjalanan dari Malaysia ke Indonesia, kerjasama penggunaan aplikasi mobile ini diharapkan akan mengembangkan pasar Express Group dan memberikan peningkatan yang signifikan pada pendapatan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perjalanan wisman ke Indonesia pada 2012 mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2011. Pada tahun 2012, wisatawan dari Malaysia menempati peringkat kedua dari wisatawan asing yang paling banyak berkunjung di Indonesia, dengan jumlah 1,13 juta orang.

Oleh karena itu, dirinya menyakini kerjasama ini merupakan terobosan terbaru dalam industri taksi khususnya di bidang teknologi pemesanan taksi yang terintegrasi, “Kami akan segera mengintegrasikan aplikasi Sunlight Unicablink ini dengan aplikasi mobile booking kami untuk diluncurkan dalam waktu dekat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dengan terus mengembangkan inovasi dan layanan terbaru untuk kepuasan pelanggan dan kemajuan industri taksi di kedua negara,”ungkapnya.

Tambah Armada

Sebelumnya, PT Express Transindo Utama Tbk menandatangani perjanjian supply kendaraan taksi reguler untuk tahun 2013 dengan Auto2000 sebagai main dealer Toyota di Indonesia dalam rangka penambahan armada.

Daniel Podiman mengatakan, penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen Express Group untuk terus melakukan penambahan dan peremajaan unit kendaraan taksi reguler, “Di tahun 2013, kami berencana menambah 2000 unit kendaraan taksi reguler baru dan melakukan peremajaan sebanyak sekitar 500 unit kendaraan taksi reguler dengan nilai belanja modal pembelian kendaraan taksi reguler sekitar Rp 0,5 triliun,”ujarnya.

Di tahun ini, Express Group berencana mengoperasikan lebih dari 10 ribu kendaraan taksi reguler. Selanjutnya, dalam 2-3 tahun ke depan, Express Group berencana untuk mengoperasikan 15 ribu kendaraan taksi reguler. “Kami yakin bahwa prospek bisnis transportasi di Indonesia, khususnya layanan taksi masih sangat potensial yang diharapkan akan terus tumbuh dengan substansial sejalan dengan perkembangan makro ekonomi secara keseluruhan,”tandasnya.

Target Laba Bersih

Kemudian ekspansi di tahun 2013, Express Group juga bakal meningkatkan porsi rasio down payment kendaraan dengan menggunakan dana IPO. Hal ini dilakukan agar kebutuhan pendanaan melalui hutang dapat dikurangi secara signifikan dan dapat mengurangi biaya bunga yang dibayarkan oleh Express Group.

Selain itu, perseroan juga menargetkan laba bersih tumbuh pesat di tahun 2013. Peningkatan ini didukung dengan kombinasi antara berkurangnya porsi hutang Express Group dalam ekspansi yang dilakukan ke depannya dan penerapan efisiensi usaha secara berkelanjutan. “Dengan konsistensi dan fokus pada rencana ekspansi, kami mentargetkan untuk terus meningkatkan performa finansial sehingga dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham Express Group,”jelasnya.

BERITA TERKAIT

Kemenkes Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan di Jalur Mudik

    NERACA   Jakarta - Kementerian Kesehatan menyiapkan 6.047 fasilitas layanan kesehatan di sepanjang jalur mudik 2019 untuk memastikan…

Tingkatkan Kapasitas Produksi - Impack Anggarkan Capex Rp 188 Miliar

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) tahun ini menyiapkan belanja modal sebesar Rp 188…

Bank Banten Tingkatkan Kesadaran Berbagi Buka Puasa Bersama Yatim

Bank Banten Tingkatkan Kesadaran Berbagi Buka Puasa Bersama Yatim NERACA Serang - Puluhan anak yatim di Kota Serang diajak buka…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…