Biaya Eksplorasi Resource Alam US$ 1,2 Juta

Pada bulan Januari 2013, PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) mencatatkan biaya eksplorasi di wilayah Bayur dan Sub blok Handil Bakti, Kalimantan Timur mencapai US$1,2 juta.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Disebutkan, jenis eksplorasi berupa pelaksanaan drilling tambahan di Handil Bakti dan pengeboran di Bayur.

Metode eksplorasi berupa bor dangkal yang dilaksanakan PT Insani Baraperkasa. Untuk hasil pengujian di blok tersebut sedang dalam proses perhitungan cadangan. Perseroan juga akan melakukan pemetaan geologi untuk blok Loajanan mengenai penetapan sub blok yang potensial ditambang.

Sebelumnya, perseroan juga melaporkan bahwa kegiatan eksplorasi yang dilakukan anak usahanya, PT Insani Baraperkasa hingga Oktober 2012 telah menghabiskan biaya US$1,24 juta.

Hal ini untuk membiayai kegiatan eksplorasi dengan mengunakan metode bor dangkal dilakukan di wilayah Handil Bakti, Tani Bakti dan Purwajaya Selatan. "Untuk pelaksanaan drilling tambahan di lakukan di Handil Bakti, sedangkan pengeboran dilakukan di Tani Bakti dan Purwajaya Selatan," kata Corporate Secretary, KKGI, Lenny S.C.

Menurutnya, hasil dari pengujian di blok tersebut saat ini masih dalam proses perhitungan cadangan. Rencananya, untuk blok Loajanan akan terus dilakukan pemetaan geologi untuk menetapkan sub blok yang potensial di tambang, sedangkan untuk blok Separi perseroan masih mempelajari untuk dilakukan pemboran."Untuk tahap produksi, seluruh blok dalam PKP2B PT Insani Baraperkasa telah mendapatkan persetujuan dari Menteri ESDM," ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Lagi, Astra Serahkan Bantuan Rp 30 Miliar

Setelah menyalurkan bantuan tahap awal senilai Rp63 miliar untuk mencegah penyebaran COVID-19, PT Astra Internasional Tbk kembali menyalurkan bantuan tahap…

Pendapatan Samudera Indonesia Turun 9,03%

Di tahun 2019, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) membukukan pendapatan jasa sebesar US$ 438,87 juta atau turun 9,03% secara tahunan…

Laba Bersih Sinarmas Agro Tumbuh 50,34%

PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMAR) mencatatkan laba bersih sepanjang tahun 2019 kemarin sebesar Rp 898,69 miliar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Indika Energy Buyback Saham US$ 20 Juta

NERACA Jakarta – Jaga pertumbuhan harga saham, PT Indika Energy Tbk (INDY) akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham dan…

Imbas Pemberlakukan PSBB - Lancartama Sejati Tutup Operasinal Bisnis

NERACA Jakarta – Diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta memberikan dampak terhadap bisnis PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA).…

Raup Dana IPO Rp 215 Miliar - KBAG Beli Lahan di Balikpapan 14 Hektar

NERACA Jakarta – Geliat pasar penawaran perdana saham atau initiap public offering (IPO) di pasar modal masih terus tumbuh di…