BCA Finance Kembali Disematkan Peringkat AA+

Perusahaan pembiayaan kendaraan, PT BCA Finance kembali disematkan peringkat AA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Selain itu, peringkat tersebut juga berlaku untuk obligasi III/2010, obligasi IV/2011, dan obligasi berkelanjutan I/2012 yang sudah diterbitkan Perusahaan. Pefindo juga menetapkan peringkat idAA untuk obligasi subordinasi I/2010 yang sudah diterbitkan. Prospek untuk peringkat perusahaan adalah stabil.

Kata analis Pefindo, Hendro Utomo, peringkat tersebut mencerminkan tingkat kemungkinan dukungan yang sangat tinggi sebagai anak perusahaan inti dari pemegang saham pengendali yaitu PT Bank Central Asia Tbk, posisi usaha yang sangat kuat di industri pembiayaan mobil, dan kualitas aset yang sangat baik.

Tetapi peringkat tersebut dibatasi oleh ketatnya persaingan di industri yang berakibat pada margin yang rendah. Untuk obligasi berkelanjutan I/2012 tahap pertama seri A senilai Rp650 miliar yang akan jatuh tempo pada 14 Mei 2013, dan obligasi IV/2011 seri C senilai Rp230 miliar yang akan jatuh tempo pada 22 Juni 2013.

Perusahaan akan melunasi kewajibannya dengan menggunakan arus kas yang dihasilkan dari cicilan piutang. Per November 2012, BCA Finance juga memiliki fasilitas kredit dari 10 bank komersial yang belum digunakan sebesar Rp1,2 triliun. Adapun BCA Finance dimiliki oleh PT Bank Central Asia Tbk sebesar 99,6% dan BCA Finance limited sebesar 0,4%. (bani)

BERITA TERKAIT

KIK EBA Danareksa BTN - Pefindo Kembali Tegaskan Peringkat AAA

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menegaskan peringkat idAAA bagi KIK EBA Danareksa BTN 04-KPR BTN seri…

WOM Finance Optimistis Tumbuh 20%

      NERACA   Palembang - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) optimistis mencetak kenaikan pertumbuhan 20 persen…

Penjelasan Belum Memuaskan - BEI Bakal Kembali Panggil Manajemen SOCI

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali meminta manajemen PT Soechi Lines Tbk (SOCI) meminta penjelasan terkait dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…