Masyarakat Pilih Pijat Dibanding Dokter Orthopedik - Akibat Salah Persepsi

Sekarang ini, banyak kalanganyang masih menyepelekan, ketika tangan atau kaki mereka mengalami patah tulang, dukun patah tulang jadi prioritas dibandingkan dokter orthopedik.

Dr.dr. Lukman Shebubakar, Sp. OT mengatakan, bahwa kejadian patah tulang dibagian tangan seringkali dianggap sepele oleh penderitanya. "Kebanyakan masyarakat Indonesia masih lebih mempercayai dukun patah tulang dibandingkan pada dokter orthopedic. Hal inilah yang salah, karena dukun patah tulang tidak paham kontur tulang dan tindakan yang dilakukan justru nantinya dapat membahayakan pasien," tuturnya.

Sedangkan untuk menghindari cidera yang lebih serius, bagi para penggemar olahraga ekstrem, bela diri, karyawan pabrik dan pekerja yang keras terlibat dengan perangkat keras, sebaiknya melindungi tangan semaksimal mungkin.

Tangan tidak hanya memiliki fungsi motorik namun juga sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan dan respon tertentu. Setiap gangguan terhadap tangan akan berpengaruh besar terhadap aktifitas kita sehari-hari.

Jaringan tangan sangat kompleks dan lebih ruwet dibandingkan organ-organ lain. Hal ini yang membuat tangan untuk merasakan permukaan yang halus dan kasar, serta melakukan gerakan-gerakan yang rumit, seperti bermain piano dan sulap. Berbagai gerakan tangan merupakan hasil koordinasi dari sistem otot dan tulang yang rumit. Bagian pergelangan tangan, misalnya, ditopang oleh tulang-tulang kecil yang sistemik pergerakannya.

“Untuk yang berusia 45 tahun keatas dan memiliki kerapuhan pada tulang juga harus lebih berhati-hati karena lebih rentan cidera. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan tulang dengan mengkonsumsi vitamin, suplemen dan makanan sehat,” tuturnya.

Dia melanjutkan, penanganan patah tulang seharusnya dilakukan dengan cara yang benar, jika tidak dilakukan dengan penanganan dengan benar maka akan menimbulkan infeksi pada jaringan tangan, dan bisa di aputasi jika jaringan sudah benar-benar tidak berfungsi lagi.

Menurutnya yang harus diperhatikan ketika orang sudah memasuki usia 70 tahun dimana fungsi tulang banyak yang tidak berfungsi, maka dari itu banyak orang tua ketika jatuh mudah sekali mengalami patah tulang, ini diakibatkan karena sudah terjadi keroposan tulang.

Sedangkan ketika orang cedera pada pergelangan tangan dan menimbulkan nyeri itu diakibatkan karena terdapat piringan tangan yang robek, ini diperlukan penanganan yang khusus, jika tidak akan di aputasi, tuturnya.

Kebanyakan orang salah persepsi, ketika ada permasalahan di tulang orang banyakan pergi ke tukang urut, ini sangat mengkawatirkan karena hasilnya tidak maksimal, ketika ditangani oleh dukun patah tulang, seharusnya masyarakat menyadari ketika cedera pada tulang seharusnya langsung diperiksa oleh dokter orthopedik.

Penanganan cedera pada tangan intinya memiliki tahapan yang sama dengan cedera organ lainnya. Setelah operasi, pasien dianjurkan untuk mengikuti terapi fisik yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi tangan seperti semula. Terkait penanganan cedera pada tangan ini, Rs Premier Bintaro menambahkan pelayanan Hand Trauma.

Pelayanan ini merupakan salah satu pelayanan unggulan di RS premier Bintaro. Perlu diketahui sejak 1998, kami telah diakui keahliannya di bidang pelayanan ortopedi. Masalah ortopedi ditangani secara menyeluruh dengan dukungan para dokter spesialis ortopedi dari berbagai subspesialisasi mulai dari Spine Surgery, Hip dan Knee Surgery hingga Sport Orthopaedic Surgery.

Related posts