Bus Trans Pakuan Disumbangan 450 Liter Minyak Jelantah Siswa Siwa SMP Negeri 11

Sumbangan minyak jelantah yang diterima Badan Pengelolaan Lingkungan Hiduo (BPLH) Kota Bogor, terus mengalir. Kini giliran sekitar 700 siswa SMP Negeri 11 Kota Bogor menyumbangkan 450 liter minyak jelantah untuk menambah pasokan bio diesel yang akan digunakan bahan bakar bakar bus Trans Pakuan.

Sumbangan minyak jelantah dari para siswa SMPN 11 diserahkan Guru Pendidilan Lingkungan Hidup (PLH) SMP Negeri 11 R. Satriana yang diserahkan kepada Kepala Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan dan Dampak Lingkungan pada Badan Pengeloaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor Shahlan Rasyidi, Senin (6/6)

Shahlan mengatakan, sumbangan minyak jelantah yang diterima dari SMPN 11 akan menambah pasokan minyak jelantah untuk diolah menjadi bio diesel menjadi bahan bakar bus Transpakuan. “Kamimengimbau, apa yang telah dilakukan siswa SMPN 11 akan diikuti oleh seluruh sekolah yang ada di Kota Bogor,” kata dia.

Menurut Shahkan, selama ini sekolah yang telah rutin setiap bulan menyumbangkan minyak jelantah baru SMPN 5, SDN Bantarjati 9 SMK Wikrama, SDN Gunung Batu 1 dan 2 dan SDN Baranangsiang.

Shahlan menyayangkan sumbangan yang diterima dari kelurahan masih minim. Dari 68 Kelurahan se Kota Bogor baru tujuh kelurahan yang telah menyumbangkan minyak jelantahnya. Ketujuh Kelurahan tersebut adalah Kelurahan Ciparigi, Semplak, Empang, Bubulak, Laewanggintung, Cimahpar dan Kelurahan Cikaret.

Related posts