Menkes Dukung Penuh Transformasi Askes - Menuju BPJS Kesehatan

NERACA

Jakarta - Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, menegaskan transformasi PT Askes (Persero) menuju BPJS Kesehatan, sesuai dengan amanat UU SJSN dan UU BPJS. Menurut dia, BPJS Kesehatan tidaklah hanya dilakukan oleh Askes semata namun juga seluruh stakeholder, baik Kementerian terkait, Pemberi Pelayanan Kesehatan (PPK), Organisasi Profesi, serta seluruh masyarakat Indonesia.

“Itulah kunci keberhasilan dalam implementasi Jaminan Kesehatan Nasional,” jelas Nafsiah di Jakarta, Kamis (7/2). Dia mengungkapkan, yang harus menjadi perhatian khusus dalam menyambut BPJS Kesehatan adalah kesiapan organisasi. Askes, lanjut Nafsiah, yang selama ini mengelola 16 juta peserta asuransi jiwa, dalam waktu kurang dari satu tahun harus siap-siap menerima lonjakan peserta yang bisa mencapai 120 juta jiwa.

Meskipun begitu, imbuh dia, Askes tidak akan bekerja sendiri. Dia pun menegaskan kalau Kementerian Kesehatan akan mendukung transformasi tuntas Askes, baik transformasi struktural, fungsional, maupun kultural.

Dalam kesempatan yang sama, Nafsiah juga memaparkan pelaksanaan Sistem Jaminan Kesehatan Nasional merupakan upaya percepatan pelaksanaan reformasi di bidang kesehatan. Reformasi bidang kesehatan itu diantaranya, akan mendorong penggunaan standard pelayanan medik secara nasional, sebagai instrument mutu pelayanan kesehatan yang terukur.

Mempercepat penataan pelaksanaan sistem rujukan yang baik, dengan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar sebagai gatekeeper, mendorong pemanfaatan obat generik sehingga menekan cost obat yang akan berpengaruh pada pembiayaan kesehatan secara keseluruhan.

Lalu juga mendorong perbaikan terhadap managemen fasilitas kesehatan untuk melakukan kendali mutu dan biaya, mendorong fasilitas kesehatan (pemberi pelayanan kesehatan) untuk kembali menata sistem managerial pelayanan seperti medical record, penataan cost sharing, monitoring, evaluasi dan manajemen obat sehingga fasilitas kesehatan akan lebih transparan dan akuntabel.

Harus sehat modal

Nafsiah juga berpesan agar Askes tetap harus sehat modal untuk BPJS yang akan ditetapkan ke depan. Untuk itu seiring dengan persiapan implementasi di jaminan kesehatan di 1 Januari 2014, pada tahun ini perseroan menetapkan 2013 adalah Tahun Transformasi Tuntas menjadi BPJS Kesehatan.

Sementara Direktur Utama Askes, Fachmi Indris, mengungkapkan untuk mencapai hal tersebut, strategi yang akan dilakukan perseroan adalah customer focus melalui operasional excellent, people development dan technology informasi, dengan alat ukur melalui empat sasaran perusahaan.

Pertama, tercapainya customer satisfaction index sebesar 88,13. Kedua, tercapainya peningkatan compliance customer index 3 poin dari 2012. Ketiga, tingkat Kesehatan minimal A. dan terakhir, tercapainya kesiapan perseroan menuju BPJS kesehatan pada akhir tahun 2013.

“Tugas terberat transformasi ini adalah memastikan kinerja Askes harus tetap sehat. Jika tidak, dikhawatirkan resiko pada saat kick off Jaminan Kesehatan Nasional 1 Januari 2014, beban pembiayaan pelayanan kesehatan Askes akan tinggi,” tandas Fachmi. [ria]

BERITA TERKAIT

Kampanye Pilkada 2018 - Ini Dia Visi, Misi dan Program Pak Dirman Menuju Kursi Gubernur Jateng

Kampanye Pilkada 2018 Ini Dia Visi, Misi dan Program Pak Dirman Menuju Kursi Gubernur Jateng NERACAJakarta – Genderang kampanye Pemilihan…

OJK Kaji Rencana Menaikkan MKBD Tahun Ini - Dukung Pertumbuhan Pasar Modal

NERACA Jakarta – Bergerak dinamisnya pertumbuhan industri pasar modal dan termasuk meningkatnya kapitalisasi di pasar modal, mendorong Otoritas Jasa Keuangan…

Citilink Buka Rute Baru Jakarta -Banyuwangi - Dukung Industri Pariwisata

NERACA Jakarta - Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia terus melakukan ekspansi bisnis dengan membuka rute baru untuk melanjutkan pertumbuhan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pulihkan Penyaluran Kredit, BI Andalkan Makroprudensial

      NERACA   Jakarta - Pelonggaran kebijakan makroprudensial pada 2018 menjadi tumpuan untuk memulihkan penyaluran kredit perbankan yang…

Luncurkan G-Pro, Asuransi Generali Gaet BTN

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

BNI Siapkan Corporate Card untuk Kemenkeu

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan BNI Corporate Card yang…