BTPN Bayar Bunga Obligasi 2010 Rp 33,1 Miliar

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) siap membayar bunga obligasi BTPN II tahun 2010 sebesar Rp33,1 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (7/2).

Disebutkan, untuk obligasi dengan total nilai Rp715 miliar dengan tingkat bunga 9,9% pembayaran bunga sebesar Rp17,6 miliar. Sementara untuk obligasi senilai Rp585 miliar maka pembayaran bunga sebesar Rp15,5 miliar dengan tingkat bunga 10,6%. Nilai total obligasi tersebut mencapai Rp1,3 triliun.

Sebelumnya, perseroan juga telah membayar pokok atau bunga obligasi 2009 sebesar Rp12 miliar. Obligasi BTPN I tahun 2009 dengan tingkat bunga tetap seri B dengan nilai pokok utang Rp400 miliar.

Untuk jatuh tempo pada 7 Oktober 2014 dengan tingkat bunga sebesar 12% dan wali amanat PT Bank Permata Tbk. Untuk rating obligasi ini "AA" dari FITCH Ratings pada 29 Juni 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Ombudsman: Saham PGN Turun Rugikan BPJS Ketenagakerjaan

Harga saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN sempat terkoreksi akibat adanya wacana penurunan harga gas industri.…

Sengketa Dengan Geo Dipa Energi - Kuasa Hukum BGE : Ada Penyalahgunaan Kewanangan Pejabat KPK

Terkuaknya surat keterangan permohonan klarifikasi kepada Bank HSBC Indonesia yang diterbitkan oleh Deputi bidang Penindakan Komisi Pemberantasa Korupsi, Pahala Nainggolan,…

Sistem ERP SystemEver Pacu Bisnis Distribusi Alkes

Perusahaan distribusi alat kesehatan (Alkes) memegang peranan yang krusial di era industri 4.0. Tantangan mereka bukan hanya menjawab kebutuhan layanan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Adhi Commuter Bidik Dana IPO Rp 2,5 Triliun

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya di sektor properti yang terintegrasi dengan moda transportasi menjadi fokus utama PT Adhi Commuter Properti…

Dampak Suspensi Saham - Tiphone Mobile dan KSEI Saling Tuduh

NERACA Jakarta –Dinilai melakukan salah prosedur karena penundaan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas obligasi berkelanjutan II Tiphone tahap I…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Gudang - Makmur Berkah Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi di sektor kawasan industri dan penyewaan gudang, PT Makmur Berkah Amanda…