Pengawasan Lemah, Mamin Tak Layak Konsumsi Beredar - Agus Pambagio, pengamat kebijakan publik

Peredaran makanan dan minuman dalam kemasan di Indonesia sudah tak terkontrol lagi. BPOM pun kewalahan karena tak memiliki jumlah tenaga yang memadai untuk mengawasinya. Masyarakat pun juga makin tak peduli dengan banyaknya makanan dan minuman tak sehat.

Mereka justru merasa terbuai dengan kenikmatan sesaat dengan mengonsumsi, bahkan ikut menjadi bagian dari jaringan pemasaran dan pengonsumsi. Sudah sedemikian parahkah? Berikut komentar Agus Subagio, pengamat kebijakan publik, yang bertutur kepada Neraca.

Mengapa pemerintah membiarkan masyarakat mengkonsumsi makanan dan minuman tak sehat dan berbahaya bagi kesehatan?

Semua makanan pasti ada bahan pengawet ini tidak dilarang oleh pemerintah, dan ada di undang-undang tentang kadar pangan, tetapi banyak undang-undang yang ada tidak berjalan dengan lancar.

BPOM selaku badan pengawasan obat dan minuman, sulit untuk mengawasi pelaku industri kecil, banyak makanan yang di buat oleh industri kecil yang berbahanya, tetapi BPOM selaku regulasi tidak berani berbuat apa-apa, dia bilang kasihan industri kecil, kalau saya tutup mau makan apa dia.

Peraturan yang ada apa sudah berjalan lancar?

Selama ini fungsinya pemerintah harus di tegakkan harus berjalan secara hukum, lemahnya pemerintah terhadap pelaku industri makanan, membuat banyak beredar makanan dan minuman di masyarakat.

Apakan setiap produk makanan yang beredar di masyarakat selalu di uji?

Ya semuanya seharusnya di uji dulu sebelum dijual di masyarakat, tetapi buktinya banyak makanan di supermarket besar yang tidak berlabel lulus uji, kita tidak tahu apakan itu dibuat dari sampah, ini kan sangat mengkwatirkan bagi masyarakat.

Apa tanggapan BPOM terhadap produk makanan yang tidak layak dimakan?

Sejauh ini BPOM ketika di tanyakan seperti itu, dia selalu menjawab kurangnya sumber daya manusia, dan kurangnya anggaran dari pemerintah, jadi BPOM tidak bisa semua mengawasi produk makanan yang beredar di masyarakat, apalagi produk makanan industri kecil.

UU Pangan apa sudah berjalan dengan baik sejauh ini?

Undang-undang Pangan selama cuma sebagai acuan pangan saja, selama ini tidak ada perubahan dan tambahan mengenai UU pangan baru-baru ini saja ada tambahan UU tetapi belum berjalan.

Langkah apa yang seharus di lakukan oleh pemerintah?

Pemerintah seharusnya tegas dalam menjalani peraturan, saat ini pemerintah sangat lemah, dan perlu adanya keseriusan dari pemerintah untuk memberantas produsen nakal yang tidak sesuai aturan pangan. (sahlan)

BERITA TERKAIT

Agus Rahardjo Respons Pansel Pimpinan KPK Tuai Kritik

Agus Rahardjo Respons Pansel Pimpinan KPK Tuai Kritik NERACA Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo merespons soal…

Akuakultur - KKP Lakukan Konsultasi Publik Aturan Usaha Pembudidayaan Ikan

NERACA Bandung - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakuan konsultasi publik terkait rencana pemberlakuan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang…

ANGGOTA DPR BERHARAP DEMO SEGERA BERAKHIR - Darmin: Aksi Demo Tak Berdampak Signifikan

Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meyakini dampak aksi demonstrasi 22 Mei 2019 tidak akan berdampak signifikan terhadap kondisi investasi…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Ayo, Menjajal Rute Mudik

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia sebagai pihak yang bertanggungjawab langsung untuk mencegah kemacetan telah mempersiapkan sejumlah langkah. Salah…

Mengintip Tol Sumut Yang Manjakan Pemudik

Belum lengkap rasanya jika menyambut Hari Raya Idul Fitri tanpa mudik Lebaran. Untuk tahun ini, para pemudik terutama yang melintas…

Kesiapan Jalur Mudik Lintas Timur Sumatera

Kerusakan Jalan Lintas Timur, tepatnya di perbatasan dua provinsi Sumatera Selatan dan Jambi, di Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin,…