Kontrak Baru, Elnusa Raih Dana Rp 800 Miliar

Kantongi kontrak baru yang sudah di kerjakan, PT Elnusa Tbk (ELSA) diperkirakan akan mengantongi dana senilai Rp 800 miliar. Sekretaris Perusahaan PT Elnusa Tbk, Fajriyah Usman mengatakan, target kontrak baru sekitar Rp2,8 triliun pada 2013,”Kontrak baru tersebut masih akan didominasi dari jasa hulu migas hampir 60% pada 2013 dari periode 2012 sekitar 53%,”katanya di Jakarta, Rabu (6/2).

Dia menuturkan, pihaknya telah mendapatkan 35% yang merupakan carry over dari 2012. Kontrak yang dikerjakan geoscience dan oilfield, sedangkan kontrak yang telah dikerjakan sekitar Rp800 miliar.

Selain itu, anak usaha Pertamina ini juga menganggarkan belanja modal sekitar US$25 juta pada 2013. Dana belanja modal untuk mendukung usaha perseroan. "Dana belanja modal akan berasal dari kas internal sekitar 30% dan sisanya pinjaman. Kami masih memiliki standby loan," kata Fajriyah.

Untuk estimasi kinerja 2012, Fajriyah mengatakan, perkiraan pendapatan sekitar Rp4,8 triliun dan laba bersih sekitar Rp127 miliar pada 2012. "Pendapatan tersebut masih didukung dari jasa hulu migas hingga mencapai 53% pada 2012," tutur Fajriyah. (bani)

BERITA TERKAIT

WSBP Raih Kontrak Anak Usaha Pertamina

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengantungi kontrak baru dari anak usaha PT Pertamina yakni, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK)…

Pefindo Beri Peringkat A- MTN Tridomain

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menegaskan peringkat A- untuk surat utang jangka menengah (medium…

Plaza Indonesia Agendakan Rights Issue

Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnis, PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) menyiapkan aksi penambahan modal dengan hak memesan efek…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BTN Targetkan Transaksi Rp3 Triliun di IPEX 2020

Kesekian kalinya PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali menggelar Indonesia Property Expo (IPEX). Kali ini, perseroan menargetkan dapat meraup…

Rampungkan Penyelidikan Nara Hotel - BEI Berharap Keputusannya Adil dan Objektif

NERACA Jakarta – Gagalnya pencatatan saham perdana PT Nara Hotel International Tbk lantaran adanya aduan investor terkait kejanggalan penjatahan saham…

Pasar IPO di Semester Pertama Masih Positif

NERACA Jakarta – Potensi pasar initial public offering (IPO) di dalam negeri masih memiliki prospek positif di tengah ketidakpastian ekonomi…