Inovisi Infracom Janjikan Bagi Dividen di 2014

PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) berencana akan membagikan dividen kepada pemegang saham pada tahun 2014. Disebutkan, dividen yang akan dibagikan itu akan berasal dari keuntungan perseroan pada 2013.

Direktur Utama Inovisi Infracom, Jerry Djajasaputra mengatakan, pihaknya tidak membagikan dividen tunai untuk periode 2010-2011, “Untuk periode 2012, Direksi merencanakan membagikan dividen saham,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (6/2).

Namun, hingga saat ini manajemen perusahaan penyedia infrastruktur teknologi informasi ini belum melaksanakan rencana itu. Dia menuturkan, perseroan tidak membagi dividen karena sebagian besar keuntungan pada periode tersebut akan digunakan sebagai modal kerja ekspansi tambang anak usahanya, yakni PT Goldchild Integritas Abadi.

Kata Jerry, ekspansi usaha INVS sejak 2011, adalah akuisisi anak perusahaan yaitu PT Qdc Technologies, Modren Profit Sdn. Bhd dan PT Goldchild Integritas Abadi. Sedangkan pada 2012, Perseroan berencana mengakuisisi sebuah grup perusahaan tambang dan perusahaan penyedia jasa migas (Minyak dan Gas)."Namun, hingga saat ini masih dalam tahap akhir pelaksanaan dan diharapkan telah selesai sebelum akhir kuartal I tahun 2013,”ujarnya.

Ini berarti, seiring kebutuhan ekspansi perseroan yang memerlukan dana besar, pihaknya baru akan melakukan pembagian dividen pada 2014. "Kami berencana akan melakukan pembagian dividen tunai untuk periode 2013 pada 2014 mendatang,"ucapnya.(bani)

BERITA TERKAIT

Inovisi Infracom Belum Catatkan Pendapatan

NERACA Jakarta – Ancaman delisting terhadap PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) membuat kekhawatiran sebagian investor yang dananya terlanjut mengendap di…

Perpres No 191/2014 Tentang BBM Minta Direvisi

  NERACA Jakarta - Pengamat Energi yang juga Direktur Puskepi, Sofyano Zakaria mendesak Perpres No. 191/2014 tentang Penyedian, Pendistribusian dan…

BEI Berikan "Karpet Merah" Bagi Starup - Dorong Listing di Pasar Modal

NERACA Jakarta – Sukses membawa perusahaan starup Kioson mencatatkan sahamnya di pasar modal, mendorong bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…