Aspartame Pemanis Buatan Berbahaya

Sabtu, 09/02/2013

Biasanya, banyak pedagang menggunakanaspartame sebagai pemanis buatan. Pemanis buatan, sering ditemukan sebagai bahan pemanis dalam beberapa makanan dan minuman disekitar kita. Namun banyak orang belum mengetahui efek samping negatif dari aspartame karena bahayanya jika dikonsumsi tak ubahnya dengan mengonsumsi formalin.

Ada beberapa jenis atau produk aspartame, di antaranya NutraSweet, Equal, Spoonful, dan Equal-Measure.Tidak sulit untuk menemukan kandungan aspartame diminuman-minuman bahkan dimakanan yang dijual diwarung-warung, toko-toko bahkan minimarket. Selain itu, para profesional kesehatan juga menganjurkan aspartame sebagai gula yang aman bagi penderita diabetes. Namun, tahukah Anda bahwa aspartame ternyata efektif digunakan sebagai racun serangga.

Aspartame juga efektif untuk mengenyahkan masalah semut merah (biasanya tidak mempan dengan berbagai racun). Tidaklah heran jika aspartame bekerja bak racun serangga, karena asam asparctic yang terkandung dalam produk beracun telah terbukti bersifat exitotoxin yang menyebabkan sel-sel otak menjadi cepat mati, sama seperti yang terjadi dengan kasus semut-semut tadi.

Efek Merusak

Jika tadi adalah contoh efek negatif aspartame terhadap semut, berikut adalah penuturan para ahli mengenai efek negatif aspartame bagi manusia yang cukup mengerikan dan tak kalah dengan bahayanya formalin. "Penggunaan pemanis buatan berlebihan dapat menyebabkan kanker kandung kemih,” kata Ketua Umum Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI) Marius Widjajarta.

Dia menjelaskan, pada akhir Oktober 2004, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan SK tentang perizinan peredaran 13 macam pemanis buatan. Menurut Marius, keputusan itu sebagai tindakan kebablasan. Pasalnya, pemanis buatan yang ada saat ini, seperti sacharin, siklamat, aspartame, dan sorbitol dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya jika dikonsumsi manusia.

Menurut Sri Iwa Ningsih, ahli gizi dan makanan RS Hasan Sadikin, pemakaian pemanis buatan seperti sakarin dan siklamat sebenarnya sudah dilarang. Namun kenyataannya masih sering dipakai untuk campuran gula, terutama pada jajanan anak-anak. "Padahal, dua zat pemanis itu berpotensi menyebabkan kanker kandung kemih pada manusia", katanya.

Profesor Ralph Walton, dari Komite Kesehatan Hawaii mengatakan, aspartame punya efek yang mendalam pada mood seseorang, kecemasan, pusing, kepanikan, mual, iritabilitas, gangguan ingatn dan konsentrasi. “Saya telah mengamati adanya masalah kerusakan intelektual yang berat sehubungan dengan penggunaan produk-produk aspartame,” kata dia.

Gejalanya antara lain susah membaca dan menulis, susah mengingat, sering lupa waktu, dan tempat bahkan lupa terhadap orang yang pernah dia kenal. Banyak efek dari aspartame begitu serius termasuk kejang-kejang dan kematian. Efek lainnya yaitu sakit kepala/migraine, pusing, sakit persendian, mual, mati rasa, kejang otot, kegemukan, gatal-gatal, depresi, kelelahan, lekas marah, tachycardia, insomnia, kebutaan, ketulian, jantung berdebar, sesak nafas, kecemasan, gangguan berbicara, kehilangan indra pengecap, telinga berdengung, vertigo, dan lupa ingatan. (bias)