Pasar Captive Kuat, Bank Sulselbar Dinilai Stabil

PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) kembali meraih peringkat A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Selain itu, Pefindo juga menegaskan peringkat A untuk obligasi perusahaan I/2011 senilai Rp 400 miliar dan peringkat A bagi sukuk budharabah Perusahaan I/2011 senilai Rp100 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (6/2). Disebutkan, prospek yang dikeluarkan Pefindo juga menilai peringkat perusahaan adalah stabil.

Peringkat tersebut mencerminkan pasar captive yang kuat, permodalan Bank Sulselbar yang kuat dan kualitas aset yang baik. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh sumber pendanaan yang relatif terkonsentrasi dan semakin ketatnya kompetisi di dalam daerahnya sehingga mengurangi profitibilitas. (bani)

BERITA TERKAIT

Astra Serahkan Bantuan Ke BNPB

Sebagai bagian dari bantuan awal senilai Rp63 miliar untuk mencegah penyebaran COVID-19, Astra dan perusahaan-perusahaan Grup Astra melalui Nurani Astra…

Laba Bersih Erajaya Terkoreksi Tajam 65,29%

Imbas lesunya penjualan gadget di tahun 2019 memberikan dampak terhadap kinerja keuangan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Pasalnya, perseroan membukukan…

Reksa Dana Masih Beri Imbal Hasil Positif

Performance kinerja reksa dana selama sepekan kemarin, yakni priode 20-27 Maret 2020 mencatatkan imbal hasil positif. Hal tersebut disampaikan PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Moodys Pangkas Peringkat Alam Sutera

NERACA Jakarta - Perusahaan pemeringkat Moody’s Investor Service menurunkan peringkat utang PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dari menjadi Caa1…

Express Trasindo Masih Merugi Rp 275,5 Miliar

NERACA Jakarta –Persaingan bisins transportasi online masih menjadi tantangan bagi PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI). Performance kinerja keuangan perseroan…

Martina Berto Bukukan Rugi Rp 66,94 MIiliar

NERACA Jakarta –Bisnis kosmetik PT Martina Berto Tbk (MBTO) sepanjang tahun 2019 kemarin masih negatif. Pasalnya, perseroan masih membukukan rugi…