Pasar Captive Kuat, Bank Sulselbar Dinilai Stabil

PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) kembali meraih peringkat A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Selain itu, Pefindo juga menegaskan peringkat A untuk obligasi perusahaan I/2011 senilai Rp 400 miliar dan peringkat A bagi sukuk budharabah Perusahaan I/2011 senilai Rp100 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (6/2). Disebutkan, prospek yang dikeluarkan Pefindo juga menilai peringkat perusahaan adalah stabil.

Peringkat tersebut mencerminkan pasar captive yang kuat, permodalan Bank Sulselbar yang kuat dan kualitas aset yang baik. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh sumber pendanaan yang relatif terkonsentrasi dan semakin ketatnya kompetisi di dalam daerahnya sehingga mengurangi profitibilitas. (bani)

BERITA TERKAIT

Skema Lelang Gula Rafinasi Dinilai Tidak Efektif

  NERACA Jakarta – Lembaga Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan distribusi gula rafinasi melalui mekanisme lelang dinilai tidak…

Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan 5,3% di 2018

    NERACA   Jakarta - Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 sebesar 5,3 persen, lebih tinggi dari…

Perusahaan Bisa Manfaatkan Pasar Modal - Danai Ekspansi Bisnis

NERACA Jakarta - Besarnya likuiditas di pasar modal, tentunya bisa dimanfaatkan para pelaku bisnis untuk mendanai ekspansi bisnisnya jangka panjang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…