UI Bebaskan Biaya Uang Pangkal

Universitas Indonesia (UI) membebaskan uang pangkal bagi mahasiswa baru program Strata I (S1) reguler tahun akademik 2013/2014. Pembebasan Uang Pangkal (UP) bagi mahasiswa S1 Reguler dimungkinkan karena kebijakan UI untuk mengalokasikan beban biaya UP dari dana BOPTN (Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri) yang diperoleh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dengan demikian, UP program S1 Reguler tidak lagi dibebankan kepada orangtua/wali mahasiswa.

Sekretaris UI Prof I Ketut Surajaya mengatakan, kebijakan tersebut sebagai salah satu bentuk komitmen dan upaya UI dalam pemerataan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa dari berbagai lapisan masyarakat untuk dapat berkuliah di UI dengan kemampuan akademik, bukan karena kemampuan ekonomi.

Menurut dia, mahasiswa baru S1 reguler hanya akan dikenai biaya uang kuliah atau Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOP-B) sebesar Rp100 ribu hingga Rp5 juta per semester untuk jurusan IPS dan Rp100 ribu hingga Rp7,5 juta per semester untuk jurusan IPA.

“Biaya BOP-B tersebut disesuaikan dengan kemampuan dan tanggungan finansial orangtua/wali mahasiswa,” ujar dia.

Program pendidikan S1 Reguler UI terbuka bagi lulusan SMA/Sederajat tahun kelulusan 2013, 2012 dan 2011. S1 Reguler UI menawarkan 56 pilihan program studi (prodi) yang terdiri dari 31 prodi IPS dan 25 prodi IPA yang dapat ditempuh melalui tiga seleksi yaitu SBMPTN (Seleksi Bersama masuk Perguruan Tinggi Negeri), SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), dan SIMAK UI (Seleksi Masuk UI).

BERITA TERKAIT

Teten Masduki Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Memuaskan

  Jakarta - Lembaga lembaga survei Alvara Research Center menyebutkan, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki masuk daftar 10 besar menteri…

SDI Al Azkar Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir

  SDI Al Azkar Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir NERACA Jakarta - Banjir yang melanda diberbagai wilayah di Indonesia, membuat…

JICT Resmikan Green Dock School Ke-9

  NERACA Jakarta - PT. Jakarta International Container (JICT) kembali berkomitmen memperbaiki sistem belajar mengajar, termasuk sarana dan prasarana sekolah-sekolah…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Luncurkan MPASI Homemade dan Organi, Nayz Targetkan Jual 500 Ribu Produk

      NERACA     Jakarta - PT Hassana Boga Sejahtera membuat gebrakan dengan meluncurkan produk terbarunya di jenis…

Teten Masduki Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Memuaskan

  Jakarta - Lembaga lembaga survei Alvara Research Center menyebutkan, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki masuk daftar 10 besar menteri…

SDI Al Azkar Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir

  SDI Al Azkar Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir NERACA Jakarta - Banjir yang melanda diberbagai wilayah di Indonesia, membuat…