Indocement Yakin Penjualan Tembus 18 Juta Ton

NERACA

Jakarta - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) memperkirakan total volume penjualan semen mencapai 18 juta ton pada 2012 dari periode sama sebelumnya 16 juta ton.

Sekretaris Perusahaan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Sahat Panggabean mengatakan, penjualan semen untuk pasar domestik naik 16,1% dari 15,4 juta ton pada 2011 menjadi 17,9 juta ton pada 2012, “Penjualan naik, maka market share kami naik dari 31,5% pada 2011 menjadi 32% pada 2012,”katanya di Jakarta, Selasa (5/2).

Dia juga mengungkapkan, volume penjualan semen untuk ekspor turun dari 613 ribu ton pada 2011 menjadi 95 ribu ton pada 2012. Saat ini, lanjut Sahat, perseroan tengah merampungkan pabrik semen (finish mills) di Citereup dengan kapasitas 1,9 juta ton semen per tahun.

Selain menyelesaikan pabrik baru di Citereup dengan kapasitas 4,4 juta ton semen per tahun dan persiapan pabarik baru green field di Jawa Tengah dan luar Jawa dengan kapasitas 5 juta ton semen per tahun."Pabrik baru di Citereup akan selesai pada 2013, dan kemudian berturut-turut selesai dua pabrik baru tersebut hingga 2017," kata Sahat.

Hingga September 2012, INTP mencatatkan laba komprehensif periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp3,36 triliun dari periode sama sebelumnya Rp2,58 triliun. Pendapatan bersih naik menjadi Rp12,37 triliun hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp9,77 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Proyeksi Kebutuhan Gula Industri 3,6 Juta Ton di 2018

NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto memperkirakan konsumsi gula mentah untuk kebutuhan industri mencapai 3,6 juta…

DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara - Pasok Permintaan PLN

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…