Rencanakan Go Public, Nusa Raya Lepas 20%

NERACA

Jakarta- Menyusul kesuksesan induk usahanya PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) yang sudah go publik, kini anak usahanya PT Nursa Raya Cipta (NRC) berencana go publik ke pasar modal melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (5/2). Rencananya, perseroan akan melepas saham barunya kepada investor strategis dan juga kepada masyarakat melalui proses penawaran umum (go public) sekira 20-30% pada tahun ini.

Selain itu, perseroan juga mengungkapkan telah mengantongi kontrak baru senilai Rp 700 miliar diawal tahun 2013. Disebutkan, selama 12 bulan NRC telah mendapatkan kontrak baru sekira Rp2,5 triliun. Sementara pendapatan usaha diperkirakan akan mencapai sebesar Rp 2 triliun atau naik 26% dibandingkan tahun lalu.

Kemudian, selain mempertahankan pangsa pasarnya di sektor high rise building, NRC juga telah memasuki sektor pembangunan infrastruktur dengan proyek milestone jalan tol Cikampek-Palimanan. NRC melalui Joint Operation dengan PT Karabha Gryamandiri telah ditunjuk sebagai kontraktor utama untuk konstruksi jalan tol Cikampek Palimanan sepanjang 116 km dengan total kontrak sebesar Rp7,7 triliun.

Sebagai informasi, Proyek-proyek berskala besar yang telah selesai dibangun NRC pada tahun 2012 antara lain Cosmetic Pharmaceutical Factory di Klaten (Jateng), Alam Sutera Office Tower, Serpong (Tangerang).

Ciputra World I Jakarta (JO. Jakon-Tata-NRC); Thamrin Executive Residences, Jakarta, Blue Green Office Building, Jakarta; Hotel Tentrem, Jogyakarta ; Pabrik Sari Roti Cibitung, Cibitung. (bani)

BERITA TERKAIT

BCA Dorong 60 Debiturnya Go Public

Dukung industri pasar modal dalam meningkatkan jumlah emiten tercatat di pasar modal, PT Bank Central Asia Tbk mendorong sekitar 60…

BEI Bakal Tambah Tiga Sektor Saham Baru - Perbanyak Perusahaan Go Public

NERACA Jakarta – Dalam rangka meningkatkan likuiditas dan transaksi harian di pasar, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menambah tiga…

RMBS Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar di 2018 - Akuisisi Tiara Raya Bali

NERACA Jakarta – Perusahaan properti, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) menargetkan pendapatan di 2018 sebesar Rp120 miliar, setelah akuisisi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…