Kamar Kos- kosan di Kota Sukabumi Bakal Kena Pajak

Anggota Pansus 1 DPRD Kota Sukabumi, Dedi R. Wijaya mengatakan, Pansus 1 DPRD Kota Sukabumi sedang membahas 3 item Raperda masing-masing tentang kenaikan pajak tempat hiburan, restoran dan reklame.” Rata – rata kenaikan hanya mencapai 5-10% dari tarif yang sudah adadan itu akan diusulkan kenaikan tersebut kepada pemerintah Kota Sukabumi,”.katanya, Senin (6/6) usai menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) MPC ke VIII Pemuda Pancasila Kota Sukabumi, di Gedung Pusat kajian Islam.

Kenaikan pajak untuk 3 item tersebut, lanjut Dedi, masih dalam batas kewajaran dan bisa dibilang sangat rendah jika dibandingkan daerah lain yang sudah mencapai kenaikan 50-75%. “Dalam waktu dekat ini, kami akan mengundang seluruh pengusaha hiburan di Kota Sukabumi, apakah mereka mau menyetujui atau tidak dengan usulan kenaikan pajak retribusi tersebut,” ungkap dia.

Selain membahas 3 item tersebut, Pansus 1 DPRD Kota Sukabumi, juga tengah menyoroti kamar kos-kosan di Kota Sukabumi. “Kami bakal membahas kamar kos-kosan yang jumlahnya tidak sedikit di Kota sukabumi. Alasannya, ini sangat berpotensi untuk PAD. Namun yang bakal terkena pajak adalah kamar kos-kosan di atas 10 kamar. Ini harus segera di Raperdakan,” tandasnya.

Related posts