Kembangkan Usaha, Lippo Cikarang Tunda Dividen

Alasan untuk perkuat modal dan pengembangan usaha, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) memutuskan untuk tidak membagikan dividen pada tahun buku 2011-2012. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (4/2).

Presiden DIrektur Lippo Cikarang, Meow Chong Loh mengatakan, pihaknya menundak pembagian dividen karena untuk ekspansi usaha, “Tahun ini kami akan melanjutkan pengembangan usaha dengan membangun infrastruktur, fasilitas dan kelengkapan sebuah kota terpadu,”katanya.

Selain itu, nantinya kota terpadu tersebut akan disertai sistem pelayanan pengelolaan yang berbasis ekonomi kawasan industri dan terintegrasi dengan fasilitas kota yang komprehensif. Menurutnya, dengan keputusan ini berarti perseroan sudah sejak 2010 silam tidak pernah membagikan dividen kepada pemegang sahamnya dengan alasan yang sama.

Perseroan sendiri saat ini tengah meneruskan beberapa proyek pembangunan perseroan antara lain pembangunan jembatan dan jalan akses tol di pintu keluar ruas tol Jakarta-Cikampek di KM 34,7 dimana saat ini pembangunan fisik sudah selesai.

Selain itu, tiga proyek pembangunan infrastruktur lainnya adalah untuk kawasan industri, residensial dan komersial, “Pembagian dividen tunai kepada pemegang saham perseroan akan dibicarakan dan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang akan datang,”ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Usaha Kecil - Keterlibatan Sektor UKM dalam Rantai Nilai Global Masih Rendah

NERACA Jakarta – Wakil Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta menyatakan bahwa keterlibatan sektor usaha kecil menengah (UKM)…

Selamatkan Bisnis Usaha - KS Sepakati Restrukturisasi dengan Kreditur

NERACA Jakarta – Seiring melorotnya performance kinerja keuangan dan beban utang yang terus menumpuk, kondisi ini dirasakan cukup memberatkan PT…

Tunda Pengesahan RUU Pertanahan, Pastikan Rakyat Terlibat - Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Kritisi RUU Pertanahan

Tunda Pengesahan RUU Pertanahan, Pastikan Rakyat Terlibat Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Kritisi RUU Pertanahan NERACA Jakarta - Koalisi Organisasi Masyarakat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Acting in Concert Pemicu Jababeka Default

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai US$ 300 juta karena terjadinya perubahan pengendali sebagaimana…

Gandeng Perusahan Taiwan - Kalbe Farma Bidik Cuan di Bisnis Kecantikan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan, inovasi dan pengembangan bisnis menjadi strategi yang dilakukan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Menggandeng…

Volume Penjualan Semen SMCB Turun 3,30%

NERACA Jakarta – Melorotnya penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) di semester pertama tahun ini, juga dirasakan oleh anak…