Pefindo Beri Peringkat AA Sukuk Subordinasi BSM

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan peringkat “id AA (sy)” untuk sukuk subordinasi notes mudharabah 2011 PT Bank Syariah Mandiri (BSM) senilai Rp500 miliar.

Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, akhir pekan kemarin. Kata analis Pefindo Hendro Utomo, peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari PT Bank Mandiri Tbk, posisi yang sangat kuat di segmen perbankan syariah, dan indikator kualitas aset yang kuat. “Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh tingkat permodalan dan profitabilitas yang moderat,”ujarnya.

Asal tahu saja, BSM bertransformasi menjadi bank syariah dan memulai usaha perbankan syariah pada 1999. Saat ini, PT Bank Mandiri memiliki lebih dari 99,9% saham, sementara sisanya dimiliki oleh PT Mandiri Sekuritas, yang juga merupakan anak perusahaan dari PT Bank Mandiri Tbk. (bani)

BERITA TERKAIT

Mardani Terpilih Ketum HIPMI 2019-2022

Hasil musyawarah nasionak (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memilih Mardani H. Maming (Mardani) sebagai ketua umum HIPMI Priode 2019-2022…

Kalbe Farma Raih Lisensi Obat Untuk Tumor

Jaga pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi PT Kalbe Genexine Biologics (KG Bio) yang merupakan perusahaan patungan antara PT Kalbe Farma…

Penjualan Indocement Terkoreksi 5,8%

Sampai dengan Agustus 2019, penjualan semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencapai 1,6 juta ton atau terkoreksi 5,8% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…