Alasan Ekspansi, MNC Land Tahan Dividen

Meskipun mencatatkan laba bersih tumbuh, namun tidak membuat PT MNC Land Tbk (KPIG) untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham untuk tahun buka 2011-2012.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Disebutkan, alasan perseroan tidak membagikan dividen karena dana hasil keuntungan untuk kebutuhan modal kerja dan ekspansi usaha pada 2011.

Demikian juga dengan tahun buku 2012 perseroan sudah meminta persetujuan RUPS untuk tidak membagikan dividen tunai. Hal itu untuk melanjutkan proyek properti di tahun sebelumnya dan rencana penambahan aset.

Perseroan pada2010 telah membagikan dividen tahun buku 2009 sebesar Rp7,05 miliar. Aksi ini sesuai persetujuan dalam RUPS tahunan pada 31 Mei 2010. Pada tahun 2011, perseroan meraih laba bersih Rp45 miliar dari pencapaian pendapatan Rp80 miliar. Sementara pada kuartal ketiga 2012, laba perseroan mencapai Rp85,5 miliar.

Sebagai informasi, Per September 2012, laba MNC Land naik mencapai Rp82,047 miliar. Kenaikan laba bersih dipicu oleh hasil pendapatan usaha per September 2012 sebesar Rp74,045 miliar dibandingkan tahun lalu tercatat Rp58,657 miliar per September 2011.

Sementara dari segi lain tercatat jumlah liabilitas per September 2011 sebesar Rp137,740 miliar, per September 2012 jumlah liabilitas naik hingga Rp301,856 miliar, namun naiknya liabilitas tetap signifikan karena sudah tertutupi dari pendapatan PT MNC Land yang naik hingga Rp74,045 miliar per September 2012 dibandingkan per Desember 2011 Rp58,657 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Tunas Baru Lampung Bagi Dividen Rp133,55 Miliar

NERACA Jakarta - Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) menyepakati untuk membagikan dividen kepada…

Budi Starch Bagikan Dividen Rp 22,49 Miliar

NERACA Jakarta - Mengatungi laba bersih tahun lalu tumbuh 17% menjadi Rp48,06 miliar dari tahun sebelumnya Rp41,07 miliar, mendorong PT…

BI Tahan Suku Bunga Acuan Tetap 6%

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya. BI 7 Days Repo…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Patok Harga Rp 221 Saham - GOLD Raup Rights Issue Rp 212,715 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan…

Investasikan Dana Rp 20 Miliar - Phapros Rambah Lini Bisnis Kosmetik

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis dan masuk ke bisnis kosmetik, emiten farmasi PT Phapros Tbk. (PEHA) menyiapkan investasi sebesar…

Gelar Rights Issue - Central Omega Bidik Dana Rp 2,4 Triliun

NERACA Jakarta — Perkuat modal dan pengembangan smelter, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) bakal menggelar penerbitan hak memesan efek…