Jasamarga Berharap Bank Mandiri Berbagi Kue e_Toll - Tingkatkan Pendapatan

ihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengeluh, pendapatan dari pembayaran tarif tol yang dibayar secara khusus dengan kartu prabayar e_toll pass, sangat minim. Belum optimal. Padahal, e_Toll menggunakan gerbang sendiri atau disebut gardu rol otomatis (GTO) itu sudah dilansir sejak 29 April 2012.

Tanpa menyebutkan berapa pendapatan dari e_toll, kepada wartawan (23/1), Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman menyatakan, pendapatan itu kecil dibanding seluruh pendapatannya. Pada 2011, total pendapatan Jasa Marga itu mencapai Rp 4,9 triliun, dan 2012 naik menjadi Rp 5,6 triliun. Tahun 2013 ditarget mencapai Rp 6,5 triliun. Pada 2011, jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol sebanyak 1,09 miliar unit dan pada 2012 bertambah menjadi 1,2 miliar unit kendaraan.

Kendaraan yang dapat memanfaatkan fasilitas GTO dan e_toll pass ini adalah jenis kendaraan berbadan pendek. Setiap kendaraan dipasang alat on board unit (OBU) di bagian depan. Alat itu dipakai untuk menempatkan kartu prabayar tersebut sekaligus memiliki sensor yang dapat dimonitor dari GTO. Transaksi pembayaran tol dapat dilakukan tanpa harus berhenti, tapi cukup berjalan pelan dengan kecepatan 10 km/jam.

Hingga awal 2013 jumlah GTO sudah sebanyak 50 unit untuk e_toll card dan 39 unit untuk e_toll pass yang tersebar di ruas jalan tol Cawang-Tomang-Cengkareng, Jakarta – Cikampek, dan jalan tol lingkar luar Jakarta (JORR), juga di Cililitan.

Adityawarman berharap, Bank Mandiri mau berbagi GTO dan fasilitas e_toll-nya dengan bank penerbit kartu prabayar lainnya. Tentu saja Bank Mandiri bisa mengutip ongkos jasa. "Sangat mungkin kerja sama dengan bank lain, karena akan lebih efektif. Seperti BCA, BRI, dan BNI yang sudah berminat," kata Adityawarman, di kantornya di kawasan Taman Mini. (saksono)

BERITA TERKAIT

Sesuaikan Hasil Kajian RBB - Bank BTN Optimis Bisnis Tetap Tumbuh

Tahun 2019, menjadi tahun yang penuh tantangan karena pertumbuhan ekonomi dunia dan  domestik diperkirakan melambat akibat berkepanjangannya perang dagang antara…

Niaga Internasional - Pemerintah Diminta Lobi China Guna Tingkatkan Ekspor Nasional

NERACA Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah Zubir menginginkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dapat melobi pemerintah…

Kadin Berharap Investasi yang Masuk Berorientasi Ekspor

NERACA Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berharap investasi yang masuk ke Indonesia merupakan investasi yang berorientasi ekspor…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…