Kesehatan Fokus Utama Penanganan Banjir

Sabtu, 02/02/2013

Penanganan terkait bencana banjir bukan hanya sebatas evakuasi. Penanganan pascabanjir juga menjadi sama pentingnya. Misalnya saja, perhatian terhadap kesehatan para warga yang menjadi korban banjir. Karena, lanjut dia, para korban banjir biasanya rentan terhadap wabah penyakit.

Untuk itu, upaya rehabilitasi kesehatan perlu menjadi perhatian dan segera dilakukan. Pasalnya, korban bencana kini hidup dalam kondisi yang sangat tidak ideal. Permasalahan kesehatan yang terkait sanitasi dan gizi seringkali menjadi ancaman bagi mereka.

Berangkat dari hal tersebut, Citibank Indonesia bersama dengan lembaga HOPE Foundation Indonesia memberikan layanan kesehatan secara cuma-cuma kepada para korban banjir di 10 lokasi banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya melalui klinik berjalan (mobile clinic).

Citi Country OfficerIndonesia, Tigor M Siahaan menuturkan, Warga korban banjir akan mendapatkan konsultasi kesehatan dari sejumlah dokter umum yang disediakan. Tidak hanya itu, warga pun mendapatkan obat-obatan secara gratis. “Mobile clinic. Itu maksudnya kami bikin tenda-tenda. Kita mau bantu dengan bantuan dokter, obat-obatan. Ternyata banyak juga antusiasme dari warga yang mendaftar. Dan semua ini cuma-cuma,” kata dia.

Klinik berjalan ini hadir di 10 lokasi di Jakarta, yakni di Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Tangerang. Hari ini, klinik berjalan pun diadakan untuk yang pertama dari 10 lokasi, di Kampung Melayu, Jatinegara.

Ketika disinggung dana yang disediakan Citibank untuk kegiatan sosial ini, Tigor tidak bersedia memberikan detailnya. Baginya bantuan tidak dilihat dari berapa besar dana yang dikucurkan, tetapi dari pertolongan yang diberikan kepada masyarakat.

Jika Citibank fokus pada penanganan korban pasca banjir di Jakarta, Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (”CIMB Niaga Syariah”) menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, paket sembako, kebutuhan sandang, hingga material bangunan kepada masyarakat Pandeglang, Provinsi Banten, yang terkena musibah banjir belum lama ini. Selain dari CIMB Niaga Syariah dan CIMB Niaga, bantuan juga berasal dari dana kebajikan/Qardhul Hassan.

Selain melibatkan relawan yang terdiri dari karyawan/ti nya, CIMB Niaga Syariah juga turut menggandeng Yayasan Pandeglang Cerdas (YPC), dalam hal penyaluran bantuan ke masyarakat. YPC kemudian menyalurkan bantuan yang telah diterima, baik dari CIMB Niaga Syariah maupun elemen-elemen masyarakat lainnya, secara merata ke berbagai wilayah di Pandeglang.

”Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat seperti sekarang, dimana masyarakat sangat membutuhkan bantuan sesegera mungkin,” ujarHead of Syariah BankingCIMB Niaga, U. Saefudin Noer beberapa waktu lalu.