PT Hankook Tire Ekspansi Pasar Ritel Indonesia

PT. Hankook Tire Indonesia, perusahaan ban global menandai kesiapannya memasuki bisnis ritel ban di Indonesia, kesiapan mereka ditandai dengan pembukaan gerai kedua di Bandung yang sebelumnya sudah di buka di Surabaya.

Pembukaan ini merupakan ekspansi Hankook Tire ke dalam pasar ban di Indonesia yang akan semakin diperluas cakupannya melalui pembukaan 30 gerai lainnya di seluruh Indonesia hingga 2013. Sedangkan hingga 2016, jumlah gerai yang ada akan mencapai 100 yang tersebar di berbagai wilayah tanah air.

Bukti keseriyusan Hankook Tire telah menginvestasikan total dana sebesar US$ 1,1 miliar untuk pembangunan pabrik di Cikarang, Jawa Barat hingga 2018.

Pabrik ini akan berfungsi sebagai penghubung bagi industri produk untuk kawasan ASEAN, India, Timur Tengah, Amerika Utara dan Amerika Selatan. Dua produk yang dihasilkan di Cikarang, Venus dan Optimo, akan dipasarkan lewat Hankook Master di Bandung dan sebelumnya di Surabaya, serta nantinya akan juga dipasarkan melalui gerai lainnya di Indonesia.

Pabrikan ban itu menyadari, sebagai pemain baru di industri ban Indonesia, mereka membutuhkan sebuah pendekatan segar untuk menjangkau pelanggan dan membangun kehadiran kami yang kuat, dan jaringan distribusi produk terbaik. Tentunya, melalui pembangunan salah satu dari sekian banyak jaringan Hankook Masters yang akan hadir nantinya. "Kami percaya langkah ini akan membawa kami semakin dekat dengan pelangan kami," ungkap Jae Bum Park, Vice President ASEAN Sales & Marketing Team Hankook Tire.

Dia mengatakan Bandung sudah lama dikenal sebagai salah satu pusat kota industri paling penting di Indonesia. Hal ini ditunjang dengan fakta mengenai pertumbuhan signifikan kepemilikan kendaraan bermotor di Bandung.

Sedangkan dari data Pemerintah Daerah Bandung, pada 2012 terdapat 1,2 juta kendaraan bermotor dimana 400 ribu diantaranya adalah mobil. Kondisi ini tentunya merefleksikan potensi dunia otomotif di Bandung.

Sedangkan untuk menjalin kerjasa dengan pihak lain, Hankook sampai saat ini masi fokus untuk membangun pabrik di cikarang, belum ada untuk kerjasama dengan pabrikan lain, namun tak kemungkinan kami akan menjalin kerjasama dengan pabrikan lain.“Sasaran kita dalam penjualan masi di primium, nanti akan ada tambahan jika ada kenaikan penjualan,” ungkapnya.

Apalagi, banyak pihak yang memprediksi pertumbuhan industri otomotif masih cemerlang, itu bisa kita lihat penjualan otomotif pada tahun kemarin mencapai 1 juta unit, sedangkan prediksi untuk pertumbuhan otomotif pada tahun ini akan mengalami penigkatan sekitar 1,2 juta unit. "Itu tanda pasar ban juga akan terus berkembang," tutup dia.

BERITA TERKAIT

Bekasi Libatkan 23 Ritel Sukseskan Pasar Murah

Bekasi Libatkan 23 Ritel Sukseskan Pasar Murah NERACA Bekasi - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Jawa Barat, melibatkan sedikitnya…

Megapolitan Mengandalkan Pendanaan di Pasar - Butuh Modal Bangun Proyek Baru

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) berencana menerbitkan obligasi pada tahun ini.…

Perry Warjiyo Resmi Jabat Gubernur Bank Indonesia

      NERACA   Jakarta - Perry Warjiyo secara resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023 menggantikan mantan pemimpinnya,…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Komponen Baterai Produksi Tesla akan Disuplai dari Australia

Perusahaan Australia, Kidman Resources, mengumumkan pada hari ini akan menjadi pemasok komponen lithium untuk baterai mobil listrik Tesla. Kesepakatan itu…

Toyota, Hyundai, Ford Pimpin Kenaikan Penjualan Mobil di Eropa

Penjualan mobil di Eropa naik 9,6 persen pada April berkat kinerja positif Toyota, Hyundai dan Ford, serta didorong peningkatan jumlah…

Vietnam Habiskan Rp164,4 Triliun Untuk Impor Mobil

Vietnam telah mengimpor 528.200 mobil berstatus utuh (completely built-up/CBU) senilai 11,7 miliar dolar AS (sekira Rp164.4 triliun) selama 2011-2017. Departemen…