Wisatanya Pecinta Yoga dan Meditasi - Bali Spirit Festival 2013

Bali Spirit Fesival kembali menyapa peminat dan pelaku yoga, tari, musik dan meditasi dari berbagai negara. Tahun ini Bali Spirit Festival memasuki tahun ke-6 yang akan mengumpulkan penari, musisi, pelaku yoga dan meditasi dari berbagai suku bangsa dan negara. Acara akan berlangsung di Purnati Center di Batuan,Ubud,Bali, pada 20-24 Maret 2013.

Bali spirit Festival pertama kali dihelat pada 2008 dan kini menjadi sebuah festival rutin pelaku yoga dan meditasi, penari dan musisi dari berbagai negara. Acara ini bertujuan membangkitkan semangat dan perubahan positif bagi peserta dan pengunjung yang hadir dari seluruh dunia.

Festival ini akan berlangsung selama 4 hari dan akan diisi berbagai acara menarik, penuh tawa, kegembiraan dan persahabatan dihiasi pertunjukan musik dari para seniman kreatif yang berbakat dari seluruh dunia. Pertunjukan musik tentunya tidak hanya diisi musik tradisional Indonesia tetapi juga musik tradisional Afrika, Australia, juga musik kontemporer dari seluruh dunia. Festival ini juga akan mengajak para pesertanya untuk berkolaborasi, berkreasi bersama di atas keanekaragaman spiritual di antara mereka.

Rangkaian acara akan menampilkan instruktur yoga internasional sepertiSimon Lowdari Inggirs,Danny Paradisedari Amerika Serikat,Simon Borg-Olivierdari Australia,Nadine McNeildari Jamaica dan masih banyak lagi. Musisi yang hadir diantaranya adalah: OKA dari Australia,Nahko & Medicinefor the People dari Amerika Serikat,Rupa & the April Fishesdari Amerika Serikat,Noam Blatdari Australia dan Arab Saudi dan Yayasan Kryasta Guna Preserving and Enriching Balinese Art dari Indonesia.

Sementara itu, dari pelaku meditasi dan filsafat hadirYogacharya Ananda Leonedari Berlin,Indra Widjanarkodari Indonesia,Acharya Swami Satyadharmadari Australia,Dearbhla Kelly, M.A. dari Irlandia dan lain-lain. Dari health and healing hadirAwa Hoshidari Amerika Serikat danShervin Bolooriandari Inggris. Dari kalangan Conscious Movement hadirVinn Martidari Amerika Serikat,Sarina Jaindari India,Shamir Chadhadari Singapura, dan lain-lain.

Acara ini digelar di pusat seni Purnati Center di Batuan, hanya 15 menit di selatan Ubud. Tempat tersebut memiliki kolam renang besar, 5 ruangan workshop, dan 3 bungalow. Sebuah tempat sempurna untuk kegiatan workshop sehari dan Dharma Fair di Ubud, tempat yang keindahannya memukau dengan dibaluti iringan energi lembut.

BERITA TERKAIT

OJK Dorong Perbankan Di Bali Optimalkan Penyaluran Kredit Pariwisata

    NERACA   Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan di Bali untuk mengoptimalkan penyaluran kredit sektor pariwisata…

Kemenkop dan BPOM Dukung UMKM Jamu Berdaya Saing

Kemenkop dan BPOM Dukung UMKM Jamu Berdaya Saing NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Badan Pengawasan Obat dan…

Menggugat Tanggung Jawab Pemerintah dan Lion Air Pasca Rekomendasi KNKT

Menggugat Tanggung Jawab Pemerintah dan Lion Air Pasca Rekomendasi KNKT NERACA Jakarta - Peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air, JT 610…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Ini Strategi Pariwisata Era Digital Menpar

Menpar Arief Yahya berbicara soal Paradox Marketing Strategy for Government Public Relations (GPR) Menuju Era Komunikasi 4.0 dalam acara Sinergi…

Barelang Marathon di Meriahkan Ratusan Pelari Internasional

Program sport tourism Barelang Marathon 2018 mendapat respons positif dari 253 pelari dari lima benua yang berkumpul di Batam.  Nomor…

Pelabuhan Gili Mas akan Membawa Dampak Bagi Wisata Lombok

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid yakin Terminal Gili Mas yang sedang dibangun oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III akan menjadi…