Mayoritas Kejahatan Bank Berasal dari Internal

NERACA

Jakarta - Chief Sales Officer PT DCI Indonesia, Stephanus Tumbelaka, mengatakan bahwa kasus kejahatan perbankan mayoritas dilakukan oleh sumberdaya manusia (SDM) internal bank itu sendiri. Oleh karena itu, dia mendorong agar dilakukan peningkatan kualitas SDM yang akan direkrut perbankan.

"Justru fraud banyak terjadi karena ulah manusianya. SDM bank kerja sama dengan nasabahnya, pembobolan itu pasti karena ada kerja sama orang dalam," kata Stephanus di Jakarta, Selasa (29/1). Dia lalu mencontohkan sistem seleksi pegawai melalui tes psikologi harus dilakukan secara ketat sehingga terlihat gambaran calon pegawai memiliki kecenderungan bisa melakukan penipuan atau tidak.

"Misalkan tes psikologi. Memang tidak menjamin 100%, tetapi bisa menggambarkan orang itu terlihat punya kecenderungan melakukan penipuan atau tidak," ucapnya. Menurut dia, saat ini sistem keamanan perbankan Indonesia belum cukup baik karena masih memiliki celah keamanan.

Hal itu karena teknologi yang diterapkan saat ini, keamanannya bukan yang paling aman. “Aman bukan berarti tidak bisa dibobol," tegas Stephanus. Meski demikian, pada 2020, menurut dia sistem keamanan merupakan hal yang mutlak dimiliki perusahaan perbankan.

Sementara menurut Presiden Information Systems Audit and Control Association (ISACA) Indonesian Chapter, Surdiyanto Suryodarmodjo, industri jasa keuangan termasuk perbankan harus bisa menerapkan tata kelola sistem teknologi informasi yang baik (good IT governance). "Perlu good IT governance karena perusahaan umumnya pasti membutuhkan teknologi informasi," kata Surdiyanto.

Dia mencontohkan untuk menjaga keamanan data perusahaan, data yang disimpan harus dalam keadaan terenkripsi. Selain itu sistem teknologi informasi harus memiliki sistem cadangan yang siap untuk bekerja jika pada sistem utama terjadi masalah teknis atau ditimpa bencana alam. [ardi]

BERITA TERKAIT

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…

Bank Mandiri Kembangkan Peran Ekonomi Pesantren

  NERACA Surabaya - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperkuat peran ekonomi pondok pesantren untuk menumbuhkan usaha mikro kecil dan…

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BPR Diminta Bantu Kemajuan Daerah

    NERACA   Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) harus terus mampu memberikan…

Tingkatkan Loyalitas Nasabah dengan CIMB Niaga Xtra Xpo

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menggelar pameran perbankan ritel bertajuk…

Gandeng IKA ITS, BNI Life Tawarkan Program Asuransi

    NERACA   Jakarta - PT BNI Life Insurance (BNI Life) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Ikatan Alumni…