Jual Saham, Direktur MTLA Raup Rp 230,85 juta

Direktur PT Metropolitan Land Tbk (MTLA), Freddy Soetanto menjual 427.000 lembar saham MTLA miliknya senilai Rp540 per saham pada 28 Desember 2012 lalu. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (28/1).

Disebutkan, Freddy Soetanto mengantongi dana sekitar Rp 230,85 juta dari hasil penjualan saham PT Metropolitan Land Tbk. Tercatat, pada perdagangan saham Senin awal pekan kemarin, saham MTLA naik 3,77% ke level Rp550 per saham. Berdasarkan data BEI pada Juli 2012, pemegang saham perseroan antara lain Northern Trust Company SA Reco sebesar 37,50%, PT Metropolitan Persada Inter sebesar 22,68%, Netstar Holdings Limited sebesar 14,82%, BNYM SA/NV sebesar 14,68% dan masyarakat sebesar 10,32%.

Sebagai informasi, PT Metropolitan Land Tbk berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp131,3 miliar per 30 September 2012. Angka ini meningkat 24% dari tahun sebelumnya sebesar Rp105,6 miliar.

Total pendapatannya tercatat sebesar Rp482,7 miliar, meningkat 26% dari tahun lalu sebesar Rp384,5 miliar. Pendapatan ini berasal dari penjualan properti residensial, properti komersial strata title Horison Seminyak serta penyewaan properti komersial mal dan hotel. Pendapatan terbesar Metland disumbang oleh penjualan properti yang mencapai 69% atau sebesar Rp335,3 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

BNI Raup Laba Rp11,4 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk meraup laba bersih Rp11,438 triliun pada kuartal III…

Performance Saham BFIN Terus Merosot - Kasus Sengketa Kepemilikan

NERACA Jakarta - Kinerja saham PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) tercatat terus merosot seiring kasus sengketa kepemilikan saham. Hal…

Mayoritas Saham Lippo Grup Ikut “Berguguran” - Buntut Kejahatan Korporasi

NERACA Jakarta – Penggeledahan ruah CEO Lippo Group, James Riady oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka pengembangan kasus dugaan suap…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…