Tahun 2013, AAA Securities Targetkan Lima IPO - Bisnis Penjaminan Emisi

NERACA

Jakarta – Jika ditahun lalu, PT AAA Sekuritas hanya menangani tiga penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO), maka ditahun 2013 menargetkan lima penawaran saham perdana.

Vice President Investment Banking PT AAA Sekuritas, Jimmy Randiatmoko mengatakan, perseroan menargetkan menangani sekitar lima IPO dari sejumlah sektor perusahaan dengan nilai emisi mencapai Rp300 miliar-Rp500 miliar,”Tahun ini ada lima perusahaan yang kami tangani, dua perusahaan di sektor jasa yakni entertaiment dan holding investasi, perbankan, perkebunan dan sektor manufaktur,”katanya di Jakarta, Senin (28/1).

Dia mengungkapkan sebagian besar emisi penawaran perdana saham yang ditangani akan terealisasi pada semester I 2013. Untuk menangani perusahaan tersebut, pihaknya menggunakan laporan keuangan tahun buku Desember 2012, “Jadi paling cepat terealisasi atau dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli mendatang,”paparnya.

IPO di 2012

Selain itu, dia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan jaminan emisi obligasi. Sebagai informasi, PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (AAA) sepanjang tahun 2012 telah menangani tiga penawaran saham perdana.

Direktur Utama PT AAA Sekuritas Andri Rukminto pernah bilang, sepanjang 2012 ada tiga emisi antara lain PT Gading Development Tbk, PT Nirvana Development Tbk, dan satu lagi perusahaan manufaktur.

Menurutnya, pihaknya bersama underwriter asing menangani satu lagi penawaran saham perdana perusahaan manufaktur pada 2012. Perusahaan manufaktur tersebut akan menggunakan laporan keuangan Juni 2012 untuk melakukan penawaran saham perdana.

Kata Andri, penawaran saham perdana menjelang akhir 2012 masih relatif baik. Hal itu dikarenakan investor lokal cukup berminat terhadap penawaran saham perdana, dengan salah satu saham perdana yang cukup diminati adalah saham PT Nirvana Development Tbk.

Sebelumnya, PT AAA Sekuritas menangani PT Gading Development Tbk untuk melakukan penawaran saham perdana pada Juli 2012. Perseroan melepas 4 miliar saham atau 39,98% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran saham perdana.

Harga yang ditawarkan Rp105 per saham sehingga dana yang diraih Rp420 miliar. Selain itu, perseoran juga menawarkan 2 miliar waran seri I yang menyertai saham biasa atas nama sebanyak 33,31%.

PT AAA Sekuritas juga menangani penawaran saham perdana PT Nirvana Development Tbk. Perseroan meraih dana sekitar Rp630 miliar dari hasil penawaran saham perdana.Jumlah saham yang dilepas 6 miliar saham atau setara 33,33% senilai Rp105 per saham. Saham pendiri sebesar 12 miliar saham. Sehingga total saham yang dicatatkan di BEI sebesar 16 miliar saham. (bani)

BERITA TERKAIT

Ditopang Penjualan Residensial - BSDE Targetkan Marketing Sales Rp 6,2 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Bumi Serpong Damai  Tbk (BSDE) memasang target marketing sales senilai Rp6,2  triliun.”Kami optimistis target…

Warga Batangtoru: Percayakan Keselamatan Orangutan Kepada Kami, Mereka Keluarga Kami Ratusan Tahun

Warga Batangtoru: Percayakan Keselamatan Orangutan Kepada Kami, Mereka Keluarga Kami Ratusan Tahun NERACA Medan – Masyarakat di sekitar lokasi pembangunan…

Rambah Bisnis Pertambangan - Siwani Makmur Agendakan Rights Issue

NERACA Jakarta – Di balik melesatnya perdagangan saham PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) hingga berujung pada penghentian sementara perdagangan saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mendapatkan Antusiasme Tinggi - LinkAja Diyakini Mampu Percepat Inklusi Keuangan

NERACA Jakarta - Perubahan aplikasi mobil money Tcash menjadi LinkAja mendapatkan antusiasme sangat tinggi dari pelanggan yang memiliki akun Tcash…

Permintaan Pasar Meningkat - Tunaiku Genjot Pertumbuhan Pinjaman Renovasi Rumah

NERACA Jakarta – Menjawab kebutuhan masyarakat akan pinjaman yang mudah didapat tanpa ribet, Tunaiku, kredit tanpa agunan berbasis online dari…

Tambah Armada Baru - Armada Berjaya Bidik Pendapatan Tumbuh 200%

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) langsung tancap gas dalam ekspansi…