Serikat Pekerja Diharapkan Bersatu

NERACA

Jakarta – Banyaknya jumlah serikat pekerja atau serikat buruh memang bisa menjadi sarana yang baik bagi pekerja untuk berkomunikasi dengan pemerintah atau perusahaan. Namun ini menjadi tantangan ketika terjadi perbedaan cara pandang di antara serikat pekerja yang ada.

Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, banyaknya jumlah organisasi serikat pekerja atau serikat buruh adalah hal yang wajar. “Tapi yang paling penting adalah bahwa dengan banyaknya serikat pekerja di tingkat nasional, seharusnya bisa bersatu dalam satu payung gerakan serikat pekerja dan isu. Dengan demikian, mereka bisa mewakili kepentingan buruh dalam lembaga dan forum resmi serta bisa bergerak bersama dalam perjuangan isu buruh dan rakyat,” kata Iqbal kepadaNeraca.

Beberapa isu yang dimaksud Iqbal adalah isu jaminan sosial, upah, pekerja alih daya, dan pengawasan perburuhan.

Untuk diketahui, definisi serikat buruh/serikat pekerja, berdasarkan ketentuan umum pasal 1 Undang-undang Tenaga Kerja tahun 2003 No. 17, adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja baik di perusahaan maupun di luar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Sedangkan federasi serikat pekerja adalah bentukan dari sekurang-kurangnya 5 serikat pekerja. Sementara itu, konfederasi serikat pekerja merupakan gabungan dari sekurang-kurangnya 3 federasi serikat pekerja. Adanya jenjang serikat pekerja seperti tersebut dimaksudkan agar serikat-serikat pekerja memiliki kekuatan yang lebih besar dalam memperjuangkan haknya.

“Saat ini terdapat 6 konfederasi dan 67 federasi di tingkat nasional,” kata Iqbal. Mudahnya membuat Serikat Pekerja termaktub dalampasal 5 UU No. 21 Tahun 2000 yang menjabarkan bahwa sebuah serikat buruh/serikat pekerja dapat dibentuk oleh minimal 10 orang karyawan di suatu perusahaan.

Menurut Iqbal, gerakan dari organisasi buruh haruslah serentak dengan satu suara yang sama. “Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) adalah salah satu payung dari gerakan dan isu bersama serikat pekerja atau serikat buruh.

Dari sekian banyak organisasi buruh yang ada, tidak semuanya dapat dikatakan kredibel. Menurut Iqbal, serikat pekerja yang kredibel adalah serikat pekerja yang tercatat secara resmi di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. “Anggotanya tertib membayar iuran. Punya anggota riil, bukanklaim.Punya program, pilar, strategi, isu utama, dan platform yang jelas dan terukur,” kata dia.

Menurut Iqbal, beberapa serikat pekerja yang kredibel adalah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).

Iqbal mengkritisi dua orang Komisaris PT Jamsostek yang merupakan aktivis buruh, tetapi tidak menyuarakan suara buruh. Kedua orang yang dimaksud adalah Bambang Wirahyoso yang merupakan Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Mathias Tambing yang merupakan Ketua Umum KSPSI.

“Dua orang kawan kita ini adalah orang-orang yang anti-BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dan teriak paling kencang ingin menarik iuran JHT (jaminan hari tua) anggotanya, terus tiba-tiba jadi Komisaris Jamsostek. Apa ada transaksional jabatan? Apa ini yang disebut serikat pekerja kredibel yg tidak punya platform perjuangan yang jelas? Bagaimana nasib BPJS ke depan dengan kapabilitas dan kredibilitas dua orang ini? Ini adalah pernyataan dari mayoritas pemimpin serikat pekerja dan buruh Indonesia,” pungkas Iqbal.

BERITA TERKAIT

Bersatu Melawan Kelompok Separatis Papua

  Oleh : Yemima Yulince Asmuruf, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan Evakuasi korban selamat di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua berhasil dilakukan…

BPJS Ketenagakerjaan Serang Bidik Pekerja Sektor Kehutanan

BPJS Ketenagakerjaan Serang Bidik Pekerja Sektor Kehutanan NERACA Serang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Serang membidik pekerja…

PASCA PEMBUNUHAN PEKERJA PROYEK - Pembangunan Trans Papua Tetap Berlanjut

NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo menegaskan pembangunan infrastruktur di Papua akan tetap dilanjutkan, dan tidak akan dihentikan. "Saya sampaikan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Membaiknya Ekonomi, Penerimaan Pajak Hampir Capai Target

        NERACA   Jakarta - Lembaga riset perpajakan DDTC menilai bahwa penerimaan pajak pada 2018 yang hampir…

Presiden Minta PKH Tak Digunakan untuk Konsumtif

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mengarahkan warga penerima…

DataOn Bentuk Perusahaan Baru GreatDay HR

      NERACA   Jakarta - DataOn (PT. Indodev Niaga Internet) meresmikan GreatDay HR sebagai brand baru untuk solusi…