Bank DKI Minta Suntikan Dana Rp 450 Miliar

NERACA

Jakarta – Dalam rangka memperkuat permodalan, Bank DKI akan mengajukan penambahan modal disetor sebesar Rp.450 Miliar. Oleh karena itu, Bank DKI menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dihadiri langsung Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Kata Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono, rencana strategis Bank DKI di tahun 2013 adalah penguatan struktur permodalan, “Perkuat modal menjadi penting dalam rangka mendukung ekspansi bisnis Bank DKI kedepan serta untuk mempertahankan CAR sesuai dengan ketentuan,”katanya.

Dia juga menambahkan, perkuat modal selain sebagai salah satu upaya pemenuhan terhadap ketentuan GWM – LDR, juga sebagai upaya tindak lanjut terhadap aturan baru Bank Indonesia yang akan diberlakukan terkait Multiple license, dimana bank harus memenuhi persyaratan modal inti untuk bisa menjalankan kegiatan usahanya, “Untuk memperkuat struktur permodalan bank, pada tahun 2013 ini, Bank DKI akan mengajukan penambahan modal disetor sebesar Rp.450 Miliar,”ungkapnya.

Menurutnya, upaya penguatan permodalan Bank DKI sudah dilakukan sejak tahun 2012, dimana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan penyertaan modal pemerintah sebesar Rp500 miliar yang menjadikan modal disetor Bank DKI saat ini menjadi sebesar Rp1,13 triliun yang mengalami

peningkatan sebesar 44,21% dari tahun sebelumnya.

Lanjut Eko, hasil RUPSLB juga mengagendakan penerbitan obligasi. Disebutkan, untuk rencana penerbitan obligasi VII dan obligasi subordinasi III Bank DKI di tahun 2013 dikarenakan akan jatuh temponya obligasi V sebesar Rp. 425 miliar dan opsi beli obligasi sub-ordinasi I sebesar Rp. 325 miliar pada bulan Maret 2013, sehingga Bank DKI akan melakukan pelunasan sebesar Rp. 750 miliar.

Asal tahu saja, selama tahun 2012, Bank DKI telah menunjukkan pertumbuhan kinerja yang baik. Pertumbuhan total aset Bank DKI meningkat sebesar 38,14% dari Rp. 19,5 triliun pada tahun 2011 menjadi 26,9 triliun pada akhir tahun 2012.

Peningkatan tersebut ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga maupun pertumbuhan kredit yang sampai dengan akhir tahun 2012 masing-masing menunjukkan peningkatan diatas 30%(YoY). Perolehan Laba sebelum pajak Bank DKI hingga Desember 2012 mencapai Rp439,96 miliar.

Pada tahun 2013 ini, Bank DKI telah menetapkan target pertumbuhan dana pihak ketiga meningkat sebesar 30,54%(YoY)sehingga total dana pihak ketiga pada tahun 2013 menjadi 26,9 triliun dengan dengan melaksanakan perbaikan struktur pendanaan dengan fokus kepada penghimpunan dana-dana murah serta pengembangan terhadap produk-produk Bank DKI. Sedangkan untuk penyaluran kredit, Bank DKI telah menetapkan target untuk total kredit meningkat sebesar 42,08% (YoY) menjadi sebesar Rp 21,4 triliun pada tahun 2013. (kam)

BERITA TERKAIT

Dana Eksplorasi INCO Capai Rp 8,39 Miliar

Sepanjang September 2018, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah menggelontorkan dana kegiatan eksplorasi sebesar US$ 552.865 atau sekitar Rp 8,39…

APT Minta Bursa Tidak Transaksikan BFIN - Masih Proses Sengketa

NERACA Jakarta – Mendorong adanya kepastian hukum dan tanpa adanya intervensi, PT Aryaputra Teguharta (APT) meminta dan mengingatkan operator bursa…

Menakar Potensi Pasar Dinfra Jasa Marga - Bidik Dana Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Setelah sukses melakukan sekuritisasi aset untuk mendanai pengembangan jalan tol, rupanya membuat PT Jasa Marga (Persero) Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bersama WIKA dan Summarecon - MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

Pendapatan Bali Towerindo Tumbuh 42%

NERACA Jakarta - Di kuartal tiga 2018, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan kenaikan pendapatan usaha 42% menjadi Rp…

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…