BEI Putus Asa, Lelang AB Dibatalkan - Minim Penuhi Syarat

NERACA

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya putus asa soal rencana pelelangan saham kursi anggota bursa yang hingga kini belum terlaksan. Sikap putus asa BEI disampaikan dengan memutuskan pelelangan saham bursa batal terselenggara.

Direktur BEI Samsul Hidayat mengatakan, pelelangan saham bursa batal terselenggara, karena belum ada calon peserta yang memenuhi persyaratan untuk menjadi Anggota Bursa Efek, “Pelelangan ini semula akan diselanggarakan pada 1 Februari 2013. Namun, acara ini batal karena hingga Selasa (22/1), calon peserta belum ada yang bisa memenuhi persyaratan untuk jadi Anggota Bursa Efek, “katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurutnya, persyaratan dan tata cara menjadi peserta lelang diatur dalam ketentuan peraturan bursa Nomor III-H tentang pelelangan dan pembelian kembali saham Bursa. Dimana setiap peserta lelang harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi anggota bursa efek sebagaimana diatur dalam peraturan bursa Nomor III-A tentang keanggotaan bursa.

Kemudian, pihak BEI pun belum menyebutkan kapan akan kembali melelang sahamnya setelah batalnya rencana pelelangan saham pada 1 Februari 2013 itu. Seperti diketahui, lima saham Anggota Bursa yang dilelang, yakni Patalian Water Securindo, United Asia Securities, Antaboga Delta Sekuritas, Signature Capital Indonesia, dan Sarijaya Permana Sekuritas.

Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APE) Lily Widjaja pernah bilang, lelang anggota bursa berulang kali tidak dilakukan karena persyaratannya dinilai lebih berat dan bukan karena sepi peminat dari perusahaan efek asing dan lokal, “Banyak asing yang minat, tetapi belum siap memenuhi persyaratan karena lelang anggota bursa harus ada persyaratannya. Seperti harus memiliki remote trading. Saat ini persyaratan mengikuti lelang lebih berat,"tandasnya.

Dia menambahkan, saat ini book value bursa cukup mahal dan berdampak terhadap harga lelang kursi anggota bursa sebesar Rp15 miliar. Namun harga kursi anggota bursa cukup menarik bagi anggota bursa yang menjual kursi anggotanya, karena bila kursi anggota bursa tersebut tidak laku maka BEI akan membelinya dengan harga nominal sekitar Rp135 juta. Untuk informasi, lelang kursi anggota bursa ditiadakan untuk kelima kali berturut-turut pada 2012 lalu. (bani)

BERITA TERKAIT

Phapros Bakal Tercatat di Papan Utama BEI

Emiten farmasi, PT Phapros Tbk akan segera menjadi perusahaan tercatat di papan utama perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu…

Minim Disiplin Laporan Keuangan - BEI Berikan Sanksi Tegas 18 Emiten “Nakal”

NERACA Jakarta – Mendorong daya saing industri pasar modal tidak hanya sebatas inovasi pelayanan yang lebih efisien, tetapi juga prinsip…

Awal Pekan Ini, BEI Suspensi Saham Renuka

NERACA Jakarta - Setelah masuk pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi kenaikan harga saham di luar kewajaran, awal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perumnas Terbitkan MTN Rp 300 Miliar

Danai pengembangan bisnisnya, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN)…

BEI Suspensi Saham Perdana Bangun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) setelah sebelumnya…

Indosat Lunasi Obligasi Rp 224,59 Miliar

Meskipun performance kinerja keuangan masih negatif, kondisi tersebut tidak membuat PT Indosat Tbk (ISAT) untuk nunggak bayar obligasi yang jatuh…