Bayan Pasok 1,5 Juta Ton Batubara Ke GN Power

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) akan memasok batu bara ke GNPower mencapai 1,5 juta metrik ton per tahun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Disebutkan, perjanjian jual beli batubara telah disepakti kedua belah pihak pada tanggal 18 Januari 2013. Pasokan batu bara untuk GNPower tersbut di Barangay Alas-asin, Mariveles Bataan, Pilipina. Perjanjian ini berlaku untuk 12 tahun ke depan. Namun dihitung sejak tahun 2016 tergantung pada GNPower yang mencapai financial closure dalam proyek pada 31 Desember 2013.

GNPower merupakan perusahaan asal Pilipina untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga batu bara dengan kapasitas 2x300 MW (net). GNPower juga sedang menggarap pelabuhan khusus yang berlokasi di Barangay Alas-asin, Mariveles Bataan. (bani)

BERITA TERKAIT

Kia dan Hyundai Diminta Tarik 2,9 Juta Kendaraan

Isu mobil terbakar karena cacat produksi mengemuka belakangan ini, dan terakhir kasus lebih masif menimpa Hyundai dan Kia sehingga organisasi…

Goodyear Kantungi Pinjaman US$ 20 Juta

Danai pengembangan bisnisnya, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) telah menandatangani perubahan pertama pemberian fasilitas perbankan korporasi dari Bank HSBC Indonesia.…

Sandiaga Lepas 30,1 Juta Saham Saratoga - Danai Kampanye Pilpres 2019

NERACA Jakarta – Calon wakil presiden 2019, Sandiaga Salahuddin Uno kembali melepas kepemilikan sahamnya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BSDE Bukukan Penjualan Rp 5,4 Triliun

NERACA Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan marketing sales sebesar Rp5,4 triliun di kuartal tiga 2018 atau 75%…

Volume Penjualan Rokok HMSP Tumbuh 1,2%

NERACA Jakarta —Di kuartal tiga 2018, emiten rokok PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) membukukan kenaikan volume penjualan rokok sebesar…

Clipan Finance Raup Laba Rp 226,16 Miliar

Pada kuartal tiga 2018, PT Clipan Finance Indonesia (CFIN) mencatatkan laba bersih senilai Rp 226,16 miliar. Jumlah tersebut meningkat 37,66%…